Riekha Pricilia

Perempuan, 21 Tahun

Riau, Indonesia

Tiga sifat manusia yang merusak adalah : kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan. <div style='background-color: none transparent;'></div>
::
PLAY
Faceblog-Riekha
Shutdown

Navbar3

Search This Blog

Senin, 25 April 2011

“PSIKOLOGI SEBAGAI LANDASAN PENDIDIKAN”


Tugas Individu                                                                                        Dosen Pembimbing:
                                                                                                                 Dra.Hj. Murni Baheram, M.pd

FILSAFAT PENDIDIKAN
“PSIKOLOGI SEBAGAI LANDASAN PENDIDIKAN”



DI SUSUN OLEH :




KATA PENGANTAR


        Segala puji hanya milik Allah SWT. Dia-lah yang telah menganugrahkan Al-Quran sebagai hudan lin nass (petunjuk bagi seluruh manusia) dan rahmatan lil ‘aalamiin (rahmat bagi segenap alam). Salawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW utusan dan manusia pilihannya. Dia-lah penyampai, pengamal, dan penafsir pertama Al-Quran.
           Alamdulilah, penulis ucapkan karena telah di beri kesempatan dan kejernihan fikiran dalam menyelesaikan makalah ini. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk melengkapi nilai-nilai tugas mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan filsafat pendidikan. Penulis memahami dan menyadari makalah ini masih banyak kelemahan-kelemahan dan kekurangan-kekurangannya. Oleh karena itu, segala kritik dan saran untuk perbaikan makalah ini penulis terima dengan senang hati.
            Merupakan suatu harapan pula, semoga makalah ini tercatat sebagai amal saleh dan menjadi motivator bagi penulis untuk menyusun makalah lain yang lebih baik dan bermanfaat. Amin.








    
    DAFTAR ISI




Kata Pengantar
Daftar isi


BAB  I. PENDAHULUAN
A.      Latar Belakang Masalah
B.      Permasalahan
C.      Tujuan pembahasan

BAB II. PEMBAHASAN
A.      Pengertian
B.      Uraian

BAB III. KESIMPULAN dan SARAN
A.      Kesimpulan
B.      Saran






BAB I. PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang Masalah
Terdapat cukup alasan yang baik untuk belajar filsafat, khususnya apabila ada pertanyaan-pertanyaan rasional yang tidak dapat atau seyogyanya tidak dijawab oleh ilmu atau cabang ilmu-ilmu. Misalnya: apakah yang dimaksud dengan pengetahuan, dan atau ilmu? Dapatkah kita bergerak ke kiri dan kanan di dalam ruang tetapi tidak terikat oleh waktu? Masalah yang dibahas dalam tugas makalah ini adalah sekitar pendidikan dan ilmu pendidikan. Kiranya kegiatan pendidikan bukanlah sekedar gejala sosial yang bersifat rasional semata mengingat kita mengharapkan pendidikan yang terbaik untuk bangsa Indonesia, lebih-lebih untuk anak-anak kita masing-masing; ilmu pendidikan secara umum tidak begitu maju ketimbang ilmu-ilmu sosial dan biologi tetapi tidak berarti bahwa ilmu pendidikan itu sekedar ilmu atau suatu studi terapan berdasarkan hasil-hasil yang dicapai oleh ilmu-ilmu sosial dan atau ilmu perilaku.

B.      Permasalahan

0 Komentar: