Riekha Pricilia

Perempuan, 21 Tahun

Riau, Indonesia

Tiga sifat manusia yang merusak adalah : kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan. <div style='background-color: none transparent;'></div>
::
PLAY
Faceblog-Riekha
Shutdown

Navbar3

Search This Blog

Senin, 21 November 2011

Pemain Malaysia yang patut diwaspadai bernomor punggung 14, 10, dan 18.




3 Pemain Malaysia yang Patut Diwaspadai



Indonesia Vs Malaysia Di Sea Games XXVI 2011 
 
 
 
VIVAnews - Tiga pemain di lini serangan Malaysia patut diwaspadai oleh timnas Indonesia U-23 di pertandingan final SEA Games XXVI. Mereka adalah kapten tim Bakthiar Baddrol, Izzaq Ramlan, dan Azwari Ibrahim.
Hal tersebut diungkapkan oleh pelatih timnas Indonesia, Rahmad Darmawan. "Kekuatan Malaysia cukup merata, tapi ada beberapa pemain yang harus mendapat perhatian khusus. Di antaranya adalah nomor punggung 14, 10, dan 18," ungkap pria yang biasa disapa RD itu usai pertandingan melawan Vietnam pada Sabtu, 19 November 2011.
Beruntung, satu dari tiga pemain yang disebut berbahaya oleh RD itu, yakni Izzaq Ramlan (14) tidak bisa tampil. Dia diketahui menderita cedera lutut kiri ketika turun di partai semifinal menghadapi Myanmar.
Meskipun tidak ada Izzaq, bukan berarti lini pertahanan Indonesia yang digalang Abdul Rahman, Hasyim Kipuw, Gunawan Dwi Cahyo, dan Diego Michiels bebas dari ancaman. Malaysia masih punya penyerang lain yang layak diwaspadai, yakni Fakri Saarani.
Jarang diturunkan oleh pelatih Ong Kim Swee di babak penyisihan grup, Fakri berhasil membuktikan kapasitasnya sebagai striker andal dengan mencetak gol kemenangan atas Myanmar di semifinal. Dan berbekal kepercayaan diri tinggi usai menjadi pahlawan bagi timnya, dipastikan pemain yang sekarang memperkuat klub Negeri Sembilan FA tersebut akan kembali tampil ganas di depan gawang Indonesia.
Fakri tidak sendirian menggempur pertahanan Indonesia, dia akan mendapat sokongan punggawa lain yang juga masuk dalam daftar pemain berbahaya versi RD. Sebagai tandem, ada Azwari Ibrahim (18). Pemain 18 tahun itu sudah membuktikan kepiawaiannya dalam merobek gawang lawan ketika mengalahkan Indonesia di laga terakhir babak penyisihan grup.
Bakhtiar Baddrol (10) adalah pemain kunci Malaysia. Selain menyandang ban kapten, dia juga yang menjadi roh permainan Malaysia selama ini. Gelandang Kedah FA itu punya kemampuan mengatur ritme permainan tim. Akselerasi pemain 23 tahun tersebut juga kerap menyulitkan tim-tim lawan. Nilai tambah Baddrol adalah kemampuannya dalam melakukan eksekusi bola mati. (art)
• VIVAnews

0 Komentar: