Riekha Pricilia

Perempuan, 21 Tahun

Riau, Indonesia

Tiga sifat manusia yang merusak adalah : kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan. <div style='background-color: none transparent;'></div>
::
PLAY
Faceblog-Riekha
Shutdown

Navbar3

Search This Blog

Senin, 21 November 2011

Goyang Tibo Terinspirasi Film India


"Saya berlatih di pantai Hamadi, terutama berlari di pasir secepat mungkin."

Titus Bonai alias Tibo merayakan gol (VIVAnews/ Muhamad Solihin)
 

        VIVAnews - Striker muda Titus Bonai alias Tibo kerap bergoyang di pinggir lapangan usai mencetak gol. Tak peduli, saat memperkuat klubnya, Persipura Jayapura, maupun Timnas Garuda Indonesia. Goyangan yang selalu diperagakan Tibo kepada para penonton, terinspirasi dari film India.

"Saya sangat suka film India, kalau ada kesempatan pasti saya mengusahakan menonton," kata Tibo saat berbincang dengan VIVAnews.com, beberapa waktu lalu.
Tibo mengaku sering berjoget saat menonton film India yang kerap memadukan cerita dan nyanyian serta goyangan. Kebiasaan ini ternyata terus berlanjut saat bermain bola. Bahkan hingga menjadi pemain profesional seperti sekarang ini.
"Dan goyangan itu saya jadikan kebiasaan untuk sebuah wujud ekspresi kegembiraan setelah berhasil membobol gawang lawan," jelas pria kelahiran 4 Maret 1989 ini.

Mengaku mengenal sepak bola sejak sekolah dasar, Tibo sangat mengagumi pemain Barcelona Lionel Messi dan seniornya di Persipura, Boaz Solossa. "Sekarang bisa bermain satu klub itu suatu kebanggaan," ujarnya.

Lahir di Jayapura dengan nama lengkap Titus John Londow Bonai, ia besar di kawasan kumuh Kali Biru Kota Jayapura. Sejak kecil, Tibo terobsesi jadi pesepak profesional hingga ia pindah ke kawasan pinggir pantai Jayapura, Hamadi.
Di kawasan ini, kerabat Tibo Asal Serui cukup banyak bahkan mendominasi pantai, karena bekerja sebagai nelayan. Sekedar informasi, marga Bonai berasal dari Kepulauan Yapen Serui.

Di sini, Tibo mengasah kemampuannya dalam memainkan si kulit bundar, apalagi setelah masuk Persipura Junior. "Saya berlatih di pantai Hamadi, terutama berlari di pasir secepat mungkin dan itu saya lakukan bersama teman-teman sekampung."

Persaingan yang ketat untuk masuk skuad inti Persipura, membuat Tibo memilih bergabung dengan Persiram Raja Ampat. Pelatih Persiram asal Malaysia, Raja Isah, saat melatih Persipura sudah melihat bakat yang dimiliki Tibo.  Sehingga saat dia melatih Persiram, langsung diajaknya Tibo bergabung.

Ternyata bakat Tibo luar biasa. Dia sempat menjadi pencetak gol terbanyak divisi utama bersama Persiram. Prestasi inilah yang kemudian membuat Persipura menggaetnya kembali bergabung.

Setelah bergabung di Persipura dan menjadi juara ISL musim lalu, klub asal Malaysia Selangor FC sangat tertarik dengan Tibo. Tapi, dia masih ingin tetap bersama tim Mutiara Hitam. "Selangor memang beberapa kali menghubungi, bahkan berani membayar jauh lebih tinggi, tapi suasana kekeluargaan di Persipura masih menjadi pertimbangan."

Malam ini, seluruh rakyat Indonesia menggantungkan harapan di pundak Tibo dan kawan-kawan saat menghadapi Malaysia di partai final Sepak Bola Sea Games. Apakah goyangan Tibo akan muncul malam ini, kita tunggu saja aksi Garuda Muda!

0 Komentar: