Riekha Pricilia

Perempuan, 21 Tahun

Riau, Indonesia

Tiga sifat manusia yang merusak adalah : kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan. <div style='background-color: none transparent;'></div>
::
PLAY
Faceblog-Riekha
Shutdown

Navbar3

Search This Blog

Tampilkan postingan dengan label K_POP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label K_POP. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Februari 2012

Fakta Lucu dan Unik Tentang Yoona SNSD






Quote:
Saya lagi ngfans2nya nih samaYoona… udah dari dulu sih… tp baru sekarang bisa posting… maklum masih sibuk Skripsi
Yoona lahir pada 30 Mei 1990.
YoonA memiliki julukan Deer (rusa) karena tingkahnya yang sangat aktif.
Yoona memiliki julukan YoonA Nya (Strong YoonA) karena dia merupakan member terkuat di SNSD, bahkan mungkin bisa dibilang member terkuat di antara semua member GB Korea. *sempet nonton kmarin di Star King* ^^
Yoona merupakan 2nd Leader Dance of SNSD.
YoonA merupakan anak bungsu dari 2 bersaudara.
YoonA memiliki seorang eonnie (kakak perempuan).
YoonA telah ditinggal ibunya saat masih kecil karena bercerai. dan Saat ini, YoonA merupakan kebanggaan keluarganya.
Jika disuruh memilih, YoonA lebih suka kalung sebagai item/perhiasan favoritnya.
YoonA merupakan salah satu member paling jahil dan usil di SNSD.
Sebelum debut, SM pernah meminta dengan sangat kepada Yoona, “Tolong bersikaplah layaknya perempuan”
Salah satu kejahilan Yoona, dia pernah membangunkan Yuri tengah malam hanya untuk nunjukin kaki ayam, dan ntu bikin Yuri BT
Yoona dan Jessica pernah membuat kimbab dan sandwich “beracun” buat ngerjain Sooyoung dan Tiffany dengan mencampuri bahan makanan dengan berbagai bumbu secara berlebihan, lalu Sooyoung ngebalas dengan membuat sereal dengan campuran garam (hampir 1 bungkus) dan member yang kena adalah Yoona, Yuri dan Sunny
YoonA pernah dikerjain sama Taeyeon &amp; Hyoyeon dengan dibekali coklat pahit.
Yoona pernah nakut-nakutin Jessica dengan ketimun padahal YoonA tau kalau Jessica membenci ketimun.
YoonA tidak bisa memasak (sama seperti Jessica).
Saat ditanya “YoonA, kamu adalah member tercantik di SNSD. Benar atau tidak?”. YoonA menjawab “Ne / Ya”. Buseet…. emang bener….&gt;,&lt;
YoonA sangat gemar makan, dan dia merupakan The 2nd Shikshin (God Of Food) setelah Sooyoung. tp tetep kurus….
YoonA pernah merasa bahwa dia bukanlah kakak yang baik untuk Seohyun.
YoonA pernah berkata bahwa dia kurang suka menyanyi, tetapi sangat menyukai akting. *lumayan kok actingnya di you are my destiny*
YoonA tidak pernah menyangka kalau seorang Goo Hye Sun sangat mengidolakannya. *hebat2*
Di Jepang, makanan favorit YoonA adalah Sukiyaki dan Inari sushi.
YoonA memilik tipe kulit kering.
YoonA selalu menggunakan masker wajah sebelum tidur.
YoonA bisa melawan seorang pria, dalam adu panco.
Saking kuatnya, saat grup melakukan perjalanan, pekerjaan Yoona adalah membawa koper yang berat. *kesian kesian kesian*
Saat masih trainee dulu Yoona pernah naksir Yuchun TVXQ.
Saat sekoloah, Yoona satu sekolah dengan Seohyun.
YoonA terkenal sebagai Ratu Iklan karena telah banyak membintangi CF.
YoonA dianggap sebagai mascot SNSD.
YoonA pernah memarahi member SUJU Karena telah membuat SeoHyun menangis.
Yoona dan Hyoyeon pernah balapan sepeda di jalanan di Apgujung.
Tulisan mandarin Yoona waktu masih duduk di SMU terjual di web seharga $1.00
Saat sekamar Yoona , Sooyoung dan Taeyeon pernah menangkap kecoa dan membakarnya
Cerita mengenai pengalaman Yoona, Taeyeon, dan Sooyoung sebagai teman sekamar menjadi legenda bagi SME.
FTTS’s Brian pernah bilang di Strong Heart “ aku akan menjadikan Yoona pacarku “. Leeteuk langsung ke tempat duduk Yoona dan nutupin kuping Yoona agar Yoona tidak mendengar perkataan Brian, maklum saja, Leetuk menyukai YoonA.
Yoona merupakan member SNSD dengan fans terbanyak di Jepang..
Fans YoonA mengatakan bahwa YoonA adalah idaman semua pria.
Saat awal debut, YoonA sering absen saat SNSD mendapat tawaran CF atau acara lainnya karena dia masih sekolah.
Yoona pernah digosipkan berpacaran dengan Taecyeon 2PM, Lee Sung gi dan Yesung SUJU, padahal itu tidak benar karena mereka lah yang menyuka YoonA.
YoonA mengatakan bahwa member GB Tercantik menurutnya Sulli F(x). A
Ryewook pernah membuat lagu untuk YoonA.
Saat Yoona mengikuti tantangan Happy Share, Kang In memberi masukan buat Yoona..
YoonA sejujurnya khawatir masalah bahasa Jepang, dan dia akan belajar bahasa Jepang lebih baik lagi.
Kata-kata Jepang favorit YoonA adalah “Doki Doki” (“Deg-deg” an kalo bahasa Indonesianya) dan “Arigatou Gozaimasu” (Terima Kasih).
Para member SNSD berkata, ” YoonA sangat populer dan karena penampilannya di banyak show.”
Untuk pertanyaan, siapa member paling populer diantara mereka, Jessica dan Tiffany memilih YoonA sementara Sunny dan Soo Young memilih Tae Yeon.
Karena YoonA tampil di sebuah drama, kelompok usia fansnya menjadi bervariasi. Nenek – nenek dan kakek – kakek juga menyukai YoonA.
Yoona pernah berlibur dengan fans karena kontes dari Inisfree (CF Yang memakai YoonA sebagai ikonnya).
Yoona sudah 2 kali memenangkan penghargaan Best New Actress (45th Baeksang Arts Awards dan KBS Drama Awards)
Angka faforit YoonA adalah 93
YoonA tidak menyukai pria yang berwajah maskulin.
Lagu Faforit YoonA di SNSD adalah Complete
YoonA menyukai warna biru.
YoonA memiliki hobi pergi ke kamar mandi anak laki-laki.
YoonA gemar bermain Go-Stop (Poker Versi Korea) saat masih SD,
Dong Woon, Hyun Seung dan Jun Hyung B2ST memilih YoonA sebagai gadis faforit di SNSD
Buah faforit YoonA adalah Strawberry
Cowok ideal YoonA saat ini adalah Kimura Takuya, padahal sebelumnya adalah Danniel Henney
Kalau Yuri suka memanggil YoonA karena ingin mendengar suara lucu YoonA, beda halnya dengan Tiffany karena dia tidak suka cara berbicara YoonA yang seperti anak kecil.
YoonA selalu membuat wajah imut sedikit marah apabila Yuri bersedih
Di dalam Fans club daum, dia memiliki anggota terbesar di dalam SNSD.
YoonA memilih Pulau BALI sebagai tempat bulan madunya. * Ku Tunggu Kau Di Bali……* .&gt;.&lt;
YoonA sangat suka membungkuk sangat redah
YoonA sangat suka naik Roller Coater
Menurut HyoYeon walaupun Yoona tampak tenang dan sulit untuk didekati, dia sebenarnya adalah salah satu anggota Soshi yang ramah.
Kalau kemarin YoonA suka pake’ masker sebelum tidur, dia juga selalu makan sereal sebelum tidur.
Ternyata YoonA itu tamu tetap Radio SUJU Kiss
Dana CSJH (The Grace) adalah guru vocal YoonA
Jam tidur YoonA kurang dari 10 jam per minggu… *poor yoona*
Yoona telah mengakui bahwa dia tidak pernah punya pacar atau siapapun yang mengejar dia. Hal ini karena dia ingin mengejar karir sebelum mengejar cinta pada saat ini.
Warna faforit YoonA adalah biru
Jessica berpendapat bahwa YoonA merupakan donsaeng yang lucu.
HP YoonA adalah Samsung G400 pink.
YoonA suka lagu Ballad
YoonA ingin menikah diusia 27-28 tahun
Yoona menggunakan 3 jenis parfum tapi dia lebih suka menggunakan Minyak Issey.
Ketika YoonA marah, dia akan mengeluarkan kata “Im Marah” ribuan kali.
YoonA adalah ratu ngemil saat tengah malam
YoonA ingin tersenyum seperti Sunny
Fans YoonA dikalangan artis biasanya artis cowok *yang cewek kebanyakan iri kale ya…*
YoonA disebut mesin cuci piring SNSD Karena dialah yang sering mencuci piring
YoonA memiliki 2 kepribadian, yaitu pria dan wanita.. *buseeet dah*
Kebanyakan fans YoonA di Korea adalah Ibu-ibu dan orang berumur.
Tempat YoonA pertama kali pergi keluar negeri adalah Australia.
YoonA sangat menyukai es krim coklat mint
Sebenarnya, YoonA tidak bias berenang
YoonA tidak menindik telinganya
Orang-orang berpendapat YoonA memiliki ekspresi wajah yang “awesome”.
Tahun ini, YoonA terpilih sebagai artis dengan senyum terindah di Korea.
Di dalam grup SNSD, YoonA yang sering memperlihatkan sisi naturalnya.
Yoona adalah yang paling banyak makan nomor 2 di SNSD. *setelah sooyong*
Dia memasang tampang marah yang imut kalo Yuri sedih
Yoona adalah Ratu Iklan nomor 1 di SNSD
Banyak fans (baik laki maupun perempuan) yg menyukainya
Dia merupakan penyanyi, aktris dan juga model
Dia adalah “wajah” Soshi
Yoona pengen punya seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan
Menurut HyoYeon walaupun Yoona sepertinya pendiam dan susah didekati, sebenarnya dia yang paling mudah berteman diantara anggota soshi lainnya.
Dia telah banyak sekali muncul dalam MV artis terkenal, *TVXQ, Suju, The Grace CSJH*
Dana dari CSJH merupakan salah satu guru vokalnya
Yoona lebih percaya diri dengan kemampuan dance dan aktingnya daripada kemampuan menyanyinya.
Yoona adalah mesin cuci piring SNSD.
Dia bagian dari trio dance shoshi.
Ekspresi-ekspresi wajahnya suka lucu.
Yoona suka makan cereal sebelum tidur.
Anggota soshi yg paling sering berhubungan dengannya ialah Yuri. *teman sekamar…(doh)*
Dia punya banyak fans Ajumma dan Halmoni.
Dia punya ketawa yang khas (mulut buaya)
Musim favoritnya ialah musim dingin.
Yoona punya mata yang tidak simetris.
Yoona berbagi uang yang dia dapat dari tahun baru dengan anggota lainnya
Dia ingin menjadi koki kalau dia bukan penyanyi. Walaupun dia tahu dia kurang pintar masak, tapi dia bilang dia suka memasak.
Pada salah satu episode Champagne, Yoona suka pria yang lebih tua darinya sekitar 5 tahun.
Dia pernah tertidur di salon.
Yoona ingin seperti Sunny. ketika Sunny tersenyum, Yoona ingin seperti dia.
Wang Seohyun menyukainya.
Jessica berpikir bahwa Yoona adalah dongsaeng yang paling imut.

Read More --►

Senin, 06 Februari 2012

Daftar Koleksi Supercar Artis KPop


Audi R8 (ww.pressportal.com)
Memiliki kegemaran mengkoleksi supercar dengan harga miliaran rupiah, kini tak hanya menjadi hobi para artis Hollywood. Tapi, juga artis-artis Korea.

Memang popularitas artis-artis Korea terutama boyband dan girlband terus melonjak saat ini. Mereka mendadak menjadi idola, tidak hanya di negerinya sendiri, namun juga di luar negeri.

Sering dengan pendapatan yang naik dratis, para artis ini rela merogoh kocek sangat dalam, demi mendapatkan sebuah supercar dengan desain eksotis.

Kim Jaejoong
Koleksi pertama datang dari personel boyband JYJ, Kim Jaejoong. Ia memilih supercar asal Italia, Lamborghini Murciélago, sebagai tunggangan yang menemaninya dalam aktivitas sehari-hari.

Harga Lamborghini Murciélago di Korea diperkirakan senilai US$445 ribu atau sekitar Rp3,9 miliar. Mobil ini memang sangat cocok bagi mereka yang suka ngebut.

Mobil ini disokong mesin V12 berkapasitas 6,5 liter, yang mampu menyemburkan tenaga 640 hp. Kecepatan maksimum mobil ini memang cukup dahsyat, 342 km/jam, dengan akselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 3,2 detik saja.

Kim Junsu

Tak mau kalah dengan Jaejoong, Junsu lebih memilih Ferrari 458 sebagai mobil andalannya. Harga 'kuda jingkrak' ini di Korea mencapai US$337 ribu atau sekitar Rp3,1 miliar.

Ferrari 458 dibekali mesin V8 4.5 liter, yang mampu berakselerasi dari diam sampai 100 km/jam hanya dalam waktu 3,4 detik. Sedangkan kecepatan maksimal 325 km/jam.

Park Yoochun
Personel JYJ lainnya, Park Yoochun, menggunakan Ferrari California. Mobil ini dipasarkan mulai harga US$311 ribu atau sekitar Rp2,7 miliar.

Supercar ini dibekali mesin 4.300 cc, yang mampu menghasilkan tenaga 460 PS pada putaran mesin 7.750 rpm. Akselerasi dari 0-100 km hanya membutuhkan waktu sekitar 4 detik, dengan kecepatan yang bisa dicapai hingga 310 km/jam.

G-Dragon
Leader Big Bang ini menunggangi mobil mewah buatan Inggris, Bentley Continental GT. Mobil jenis sedan ini di Korea dijual paling murah seharga US$254 ribu atau sekitar Rp2,3 miliar.

Bentley Continental GT mengusung mesin W12 dengan kapasitas 6.000 cc, yang mampu meledakkan daya hingga 575 dk serta torsi maksimum hingga 700 Nm, pada putaran mesin 1.700 rpm.

Dengan kemampuan itu, mobil berkapasitas dua penumpang ini mampu melesat dari posisi diam hingga 100 km/jam dalam waktu 4,6 detik. Mobil ini memiliki kecepatan maksimal hingga 318 km/jam.

Jang Geun Suk
Aktor dan penyanyi Jang Geun Suk yang sedang menikmati popularitasnya tak mau kalah dari tiga personel JYJ. Jang Geun Suk sendiri dikenal sebagai pria yang sangat tertarik dengan otomotif.

Ia baru-baru ini membeli mobil Audi R8 V10. Mobil tersebut dikabarkan seharga US$209 ribu atau sekitar Rp1,9 miliar.

Audi R8 dibekali mesin 5.2 liter V10 yang diambil dari platform Lamborghini Gallardo LP560-4. Dapur pacu ini sanggup menghasilkan keluaran tenaga sebesar 525 hp dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 3,9 detik. Sementara kecepatan maksimalnya bisa tembus hingga 315 km/jam. (Sumber dan Foto: Allkpop)
Read More --►

Personel SNSD Cantik karena Operasi Plastik?


Jessica SNSD (Allkpop)

Girlband Korea, Girls Generation atau lebih populer dikenal dengan nama SNSD sedang naik daun. Selain suara dan tarian mereka di pentas, girlband yang terdiri dari sembilan wanita ini terkenal karena penampilan personelnya yang cantik dan seksi.

Seiring dengan popularitas mereka yang terus meroket, gosip seputar mereka pun selalu menjadi incaran. Mulai dari cara berpakaian yang dinilai terlalu seksi hingga rumor soal operasi plastik.

Dan yang baru-baru ini tertimpa gosip soal operasi plastik adalah Jessica. Rumor ini muncul setelah foto-foto Jessica beredar. Foto-foto yang beredar di dunia maya itu diberi judul 'SNSD Jessica’s Jawline Under Suspicion of Plastic Surgery'. Jessica dituding melakukan bedah plastik pada rahangnya agar wajahnya menjadi ramping.  Foto-foto masa lalu Jessica disandingkan dengan foto terbarunya.

"Pada saat ia memulai debutnya, rahangnya memiliki tonjolan yang membentuk sudut. Tapi akhir-akhir ini, rahangnya tampak halus. Garis wajahnya telah berubah," kata sumber seperti dikutip dari Allkpop, Senin, 30 Januari 2012.

Jessica SNSDFoto-foto tersebut menarik perhatian pengguna internet. Mereka langsung menunjukkan respon atas isu operasi plastik Jessica. "Apakah ia benar-benar melakukan operasi plastik pada rahangnya?" kata pengguna internet.

Rata-rata para penggemar penasaran dan bertanya-tanya. "Saya ingin tahu apakah perubahan itu dari koreksi giginya saja," ucapnya. "Sepertinya rahangnya sudah berubah ketika ia memulai debut. Mungkin foto-fotonya yang menyebabkan tampak berbeda," ujar yang lainnya.
Read More --►

Taecyeon '2PM' & Choi Ji Woo Tiba di Jakarta


Taecyeon dan Choi Ji Woo (Istimewa)
Indonesia kembali kedatangan artis asal Korea Selatan. Mereka adalah bintang serial 'Winter Sonata', Choi Ji Woo dan personel 2PM, Taecyeon. Kehadiran keduanya di Indonesia dalam rangka peresmian cabang Lotte Duty Free di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Banten, hari ini, 31 Januari 2012.  

"Mereka tamu undangan untuk peresmian Lotte Duty Free. Selain peresmian mereka juga akan menghadiri acara makan malam," ujar Media Relation Lotte Duty Free, Endah saat dihubungi VIVAnews.com, Selasa, 31 Januari 2012.

Seperti diketahui Choi Ji-Woo dikenal berkat perannya sebagai Jung Yu Jin di serial 'Winter Sonata'. Serial tersebut pernah diputar di salah satu televisi swasta Indonesia pada awal 2000-an dan mendapat sambutan hangat dari pecinta drama Korea. Dalam serial ini, Choi Ji-Woo beradu akting dengan aktor Korea papan atas lainnya, yakni Bae Yong Joon.

Adapun nama Taecyeon sudah tak asing lagi bagi penggemar musik Korea di Tanah Air. Taecyeon yang tergabung dalam grup 2PM ini sudah beberapa kali mengunjungi Indonesia. Terakhir kali mereka menggelar konser di Jakarta pada 11 November 2011.

Melalui Twitter, Taecyeon mengabarkan bahwa dirinya sudah tiba di Jakarta, Senin, 30 Januari 2012. Ia pun berterimakasih kepada para penggemar yang telah menyambutnya di bandara.

"At the airport ready to fly to Indonesia~ hope to see Indonesian Hottests~ excited!! Yay!!Thank you for coming out to the airport!! It was great seeing you guys!! I hope no one got hurt>< mayb ill see u guys tomorrow as well??" tulis Taecyeon.
Read More --►

'The Boys' SNSD Membius Dunia


Girls Generation atau SNSD (REUTERS/Jo Yong-Hak)

Keinginan girlband Girls Generation atau SNSD untuk go international tidak main-main. Hasil kerja keras mereka mulai terbayar. Album terbaru SNSD  'The Boys' telah bertengger di tangga lagu dunia.

Seperti diketahui, lagu tersebut dibuat versi internasionalnya. Lagu tersebut mulai dirilis pada 17 Januari lalu di Amerika Serikat, Kanada, Prancis, dan Inggris. Baru sekitar dua pekan, lagu itu telah menarik perhatian publik dunia. 'Lagu 'The Boys' berada di peringkat dua tangga lagu dunia.

Seperti dikutip dari Soompi, tak hanya itu, album ketiga milik girlband asal Korea itu juga masuk dalam peringkat 'Heatseeker Albums Chart'.'Heatseeker Albums memberikan peringkat pada lagu-lagu milik artis baru.
Dengan adanya prestasi tersebut membuktikan eksistensi dan popularitas SNSD telah mendunia. SNSD meninggalkan para girlband seangkatannya. Keberhasilan tersebut juga membuat publik yakin, SNSD mampu berbicara banyak dalam persaingan di industri musik AS yang terkenal ketat dan sulit ditembus.

Sebelumnya, saat tampil di New York, penampilan SNSD yang mengutamakan lagu dan koreografi itu diminati masyarakat setempat. SNSD tak hanya dikenal di kawasan Asia saja, ia juga memiliki penggemar di benua lainnya. (art)
Read More --►

FOTO: Pesona Artis Korea di Bandara Soetta


Bintang Drama Korea 'Winter Sonata', Choi Ji Woo di Soekarno Hatta

Salah seorang personel 2PM, Ok Taecyeon menghadiri acara pembukaan Korean Lotte Duty Free di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa, 31 Januari 2012. Ia hadir bersama aktris serial 'Winter Sonata', Choi Jiwoo.

Taecyeon terlihat gagah dalam balutan setelan jas hitam, dasi, dan kemeja putih. Idola asal Korea itu terlihat ramah dengan melempar senyum ke arah media dan fans yang hadir. Ia bahkan tak ragu menghampiri dan menyalami salah satu fans di karpet merah.

Taecyeon muncul dengan pengawalan ketat. Demikian juga Choi Jiwoo yang tampil cantik dengan balutan gaun berwarna merah. Tak ada kesempatan bagi fans berfoto bersama, juga bagi media untuk wawancara.

Usai pengguntingan pita dan berkeliling di Lotte Duty Free Shop, Taecyeon dan Jiwoo langsung melenggang ke ruang VIP bersama petinggi Lotte lainnya.
Puluhan penggemar 2PM yang akrab dengan sapaan Hottest dengan setia menunggu idolanya keluar di depan pintu masuk terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta. Mereka tampak begitu antusias walau hanya bisa melihat atau mengabadikan momen tersebut
Read More --►

Harry Potterpun Naksir SNSD


SNSD atau Girls Generation (REUTERS/Lee Jae-Won)
 
Keinginan girlband asal Korea, Girls Generation, atau yang lebih dikenal dengan nama SNSD untuk go internasional, sudah di depan mata. Lagu mereka berjudul 'The Boyz' sudah berhasil menduduki posisi dua tangga lagu dunia.
Penampilan sembilan wanita cantik asal Korea ini juga menarik perhatian bintang 'Harry Potter', Daniel Radcliffe.

Karir SNSD memang sedang berada di atas angin. Mereka berhasil masuk ke panggung hiburan Amerika Serikat yang terkenal ketat dan tak mudah ditembus. Lagu mereka diterima baik publik di negara Paman Sam itu.

Seperti dikutip dari Allkpop, keberuntungan SNSD tak berhenti sampai di situ. YoonA dan kawan-kawan juga diundang untuk tampil dalam acara talk show paling terkenal di AS. SNSD mendapat undangan untuk menghadiri  acara 'The Late Show With David Letterman' pada 31 Januari lalu.

Kedatangan mereka ke studio acara itu mendapat sambutan yang luar biasa dari penggemar mereka di negara tersebut. Ratusan penggemar dengan setia menunggu kedatangan SNSD di halaman studio.

Jadwal SNSD di AS sangat padat. Setelah tampil di acara David Letterman, tanggal 1 Februari kemarin, SNSD juga menjadi bintang tamu dalam sebuah acara yang ditayangkan stasiun televisi ABC 'Live! With Kelly'. Namun, sehari sebelumnya, Kelly mengundang bintang 'Harry Potter', Daniel Radcliffe.

Mereka berdua membahas tentang sembilan personel SNSD. "Mereka sangat terkenal. Saya mendapatkan tweets dari seluruh dunia tentang kelompok ini, Girls Generation," kata Kelly seperti dikutip dari Allkpop.

Radcliffe langsung menimpali. Ia mengaku juga mendengar jika kelompok ini menjadi perbincangan dunia. Ia pun merasa penasaran.

"Saat itu aku sedang diwawancara, lalu seseorang memberikan saya CD milik SNSD," ucap pria asal Inggris ini bersemangat.
Read More --►

Foto-foto SNSD Dugem di New York


Girls Generation atau SNSD (facebook.com/girlsgeneration)

Debut album perdana berbahasa Inggris Girls Generation atau SNSD mendapat sambutan yang positif dari publik Amerika Serikat. Lagu 'The Boyz' milik girlband asal Korea ini menduduki posisi kedua tangga lagu dunia. Mereka pun laris manis di undang dalam berbagai acara penting di Negara Paman Sam tersebut.

Selain tampil dalam acara talk show terkenal 'The Late Show With David Letterman' dan juga 'Live With Kelly', mereka juga tampil dalam acara 'Extra TV'. Jadwal yang padat tidak membuat sembilan wanita cantik SNSD lupa untuk bersenang-senang.

Seperti dikutip dari Soompi, SNSD kepergok sedang berpesta di sebuah klub malam di New York. Mereka mengunjungi klub untuk menikmati malam dan merayakan kesuksesan mereka. SNSD juga mendapat kehormatan untuk menghadiri ulang tahun DJ terkenal, Reg West di Klub Chrystie 141.

Kedatangan mereka nampaknya menjadi pusat perhatian pengunjung. Dengan cepat video para personel SNSD sedang asyik dugem beredar di dunia maya. Begitu juga dengan foto-foto mereka yang sedang bersuka ria.

Tampak dari foto terlihat personel SNSD menari mengikuti irama lagu di klub tersebut. Mereka juga menyanyi dan befoto dengan sang DJ.
Foto Dugem SNSDFoto Dugem SNSD



Read More --►

Artis Korea Diam-diam Pacari Bos Sendiri


Song Ji Hyo  
Hubungan asmara selebrita memang paling menarik untuk disimak. Termasuk, kisah cinta antara artis Korea, Song Ji Hyo. Bintang cantik ini dikabarkan menjalin cinta dengan CEO perusahaan hiburan tempat artis ini  bernaung, Baek Ju Chang. Foto-foto mesra keduanya sudah beredar luas di internet.

Paparazzi berhasil mengabadikan kebersamaan pasangan ini saat mereka sedang melewati waktu bersama. Mulai saat keduanya berkencan di kawasan Kangnam, termasuk berjalan-jalan di taman, menonton film serta bersantap di restoran-restoran setempat.

Seperti dikutip dari Allkpop, Kamis, 2 Februari 2012, pasangan ini mulai menjalin hubungan sejak Desember lalu. Namun, kabarnya banyak berita negatif seputar bos C-Jes Entertainment itu.

"Ada banyak kesan negatif dari CEO itu. Namun, ia memperlihatkan sisi sebaliknya. Dan sepertinya Song Ji Hyo sudah jatuh cinta dengan pria itu," kata sumber.

Dari beberapa gambar yang beredar, Baek Ju Chang memperlakukan bintang 'Princess Hours' dengan baik. Ia sabar menunggu hingga Song Ji Hyo masuk rumah meski udara sangat dingin. Pria itu juga sangat sopan saat bertemu dengan kedua orangtua Song Ji Hyo. Ia membungkukkan badan dan memberikan pelukan kepada orangtua artis yang sedang sibuk syuting 'Running Man' ini.

Sayangnya, mereka belum berani mengungkapkan hubungan tersebut ke publik. Mereka terkesan sengaja menutup-nutupi jalinan asmara itu.
"Mereka pasangan yang sangat hati-hati karena ini adalah hubungan antara seorang aktris dan CEO perusahaan hiburan. Saya tidak bisa berkomentar yang lainnya karena menyangkut kehidupan pribadi mereka," ucap sumber tersebut
Read More --►

Intip Penghasilan 9 Personel Cantik SNSD


SNSD (Reuters)
Nama girlband asal Korea Selatan, Girls' Generation atau lebih dikenal dengan SNSD semakin dikenal dunia. Setelah sukses membius penggemarnya di Asia, kesembilan personel SNSD juga mulai merambah Amerika Serikat (AS) dengan merilis album di Negeri Paman Sam tersebut.

Seiring kesuksesan mereka, publik pun semakin penasaran dengan jumlah penghasilan kesembilan gadis cantik ini. Salah seorang personel SNSD, Yuri sempat membeberkan kepada publik bahwa penghasilan dari setiap acara dibagi rata kepada sembilan orang.

"Orang yang menghasilkan uang lebih banyak barangkali anggota yang paling banyak membintangi iklan," ujar Yuri seperti dikutip dari laman Koreaboo.

Acara 'eNEWS' yang ditayangkan saluran televisi tvN pun berusaha menggali lebih dalam penghasilan masing-masing personel SNSD. Menurut 'eNEWS', personel SNSD, Jessica dan Tiffany yang membintangi pertunjukan musikal 'Legally Blond' serta 'Fame' dibayar sebesar 3 juta won atau setara dengan Rp24 juta setiap kali tampil.

Personel SNSD lainnya, Taeyeon diperkirakan meraih 318 juta won atau setara dengan Rp2 miliar dari pekerjaannya sebagai DJ radio selama dua tahun dan pertunjukan musikal. Sementara itu personel termuda SNSD, Seohyun mengantongi pendapatan sebesar 400 juta won dari aktivitasnya sebagai seorang model.
Adapun Yoona mencatat penghasilan yang cukup tinggi, yakni 3,4 miliar won. Jumlah tersebut diperoleh Yoona melalui penampilannya di serial drama dan iklan.
Read More --►

Personel SNSD Tercantik Pilihan hati'Harry Potter"

Tiffany 'SNSD' dan Daniel Radcliffe (Reuters)
 
 
 
     Sembilan wanita cantik yang tergabung dalam girlband Girls Generation atau SNSD mulai go internasional. Mereka berhasil menaklukkan musik dunia. Bahkan, sembilan personel SNSD yang dikenal cantik dan seksi ini membuat bintang 'Harry Potter', Daniel Radcliffe kepincut. Personel SNSD yang paling menarik perhatian Radcliffe adalah Tiffany.

Hal itu diungkapkan aktor asal Inggris ini saat diwawancara untuk mempromosikan film terbarunya 'The Woman in Black'. Radcliffe mengaku salah satu staf memberinya CD album milik SNSD.
"Saya tidak tahu menahu soal K-Pop, tapi saya diberi album ini dan saya sudah melihatnya. Saya harus memperhatikan mereka (SNSD)," kata Radcliffe seperti dikutip dari Allkpop, Jumat, 3 Februari 2012.

Dia menambahkan di antara sembilan wanita cantik SNSD, salah satu sosok berhasil mencuri perhatiannya. Ia adalah Tiffany. Radcliffe memilih Tiffany sebagai wanita tercantik di SNSD. Namun, ia juga melirik Taeyeon. Ia mengaku Taeyeon juga sangat cantik.

Dalam kesempatan itu, Radcliffe mengungkapkan ia ingin sekali ke Korea untuk bertemu para penggemarnya. "Jika situasi dan jadwal saya memungkinkan, saya ingin bertemu fans Korea. Saya ingin menemui mereka," ucapnya.

Saat di Amerika Serikat, SNSD tampil dalam dua acara talk show terkenal di sana. Mereka diundang untuk menghadiri acara 'The Late Show With David Letterman' dan juga 'Live! With Kelly' di stasiun televisi ABC.
Read More --►

Minggu, 22 Januari 2012

Sinopsis City Hunter Drama Korea Episode 20


Ini merupakan Episode Terakhir Drama Korea City Hunter . semoga bisa menyajikan lebih banyak lagi drama korea Selanjutnya. ya udah baca aja ge
Sinopsis City Hunter Drama Korea
Sinopsis City Hunter Drama Korea

Dalam keadaan sekarat Young Joo meminta Yoon Sung untuk memaafkan ayahnya dan juga mengatakan maaf kepada Yoon Sung dan setelah itu Young Joo pun menghembuskan nafas terakhirnya (sediiiiiiiiiiiiiiiiiiiihhhhhhhhhhhhhh, ga rela Young Joo meninggal~aida rf). Yoon Sung sangat terkejut melihat Young Joo dan dengan gemetar Yoon Sung berusaha membangunkan Young Joo dengan terus menerus berteriak memanggil nama Young Joo. Dengan perasaan yang sedih dan penuh dendam akhirnya Yoon Sung meninggalkan Young Joo dan mengambil handphone Young Joo.

Sementara itu di rumah sakit ternyata ayah Young Joo tiba-tiba bisa menggerakkan tangannya dan secara perlahan-lahan akhirnya membuka mata dan sadar dari komanya (aduh appa belum tahu yak kalau Young Joo oppa sudah meninggal hiks).

Yoon Sung melarikan mobilnya dengan cepat. Yoon Sung memeriksa handphone Young Joo dan menemukan sms yang dikirim Jin Pyo supaya Young Joo datang ke tempat persembunyian Jae Man. Yoon Sung yang sudah mengetahui yang mengirim sms adalah Jin Pyo lansung menghubungi Jin Pyo.
“Ayah, kenapa kau melakukannya? Kenapa ayah bohong dan memberitahu Young Joo untuk datang ke sana?”tanya Yoon Sung.
Jin Pyo pun menjawab “Jaksa Republik Korea ingin tahu kebenarannya. Aku hanya ingin membantunya”.

Dengan marah Yoon Sung pun mengatakan kalau Young Joo telah meninggal dan yang telah membunuh Young Joo adalah Jin Pyo sendiri. Jin Pyo tak mau merasa kalah dengan mengatakan bahkan orang yang tidak berdosa bisa meninggal kapan saja seperti teman-teman seperjuangan Jin Pyo dulu dan Jin Pyo pun memutuskan kalau Jae Man harus mati ditangan Jin Pyo.

Jae Man sudah sampai di pelabuhan dan cepat-cepat menuju kapal yang akan dinaikinya. Tetapi sebelum sampai di kapal, Jae Man sudah ditunggu oleh Jin Pyo. Jae Man pun terkejut melihat Jin Pyo di depannya. Jae Man pun menyuruh anak buahnya untuk menyerang Jin Pyo tetapi dengan sangat mudah di lumpuhkan oleh Jin Pyo. Jin Pyo mendekati Jae Man yang ternyata sudah tahu kalau Jae Man akan melarikan diri.
Jae Man mengatakan kalau Jin Pyo telah menghancurkan hidupnya dan bertanya apa yang diinginkan Jin Pyo sebenarnya. Dengan santai dan dengan dinginnya Jin Pyo mengatakan kalau Jin Pyo hanya ingin nyawa Jae Man. Mendengar kata-kata Jin Pyo, Jae Man langsung ketakutan dan berusaha melarikan diri. Jae Man naik ke atas kapal tetapi ternyata Jin Pyo sudah berada di atas kapal.

Jae Man tambah terkejut dan melarikan diri lagi tetapi Jin Pyo perlahan-lahan mengikuti Jae Man hingga Jae Man jatuh di pinggir kapal. Jae Man memohon supaya Jin Pyo tidak membunuhnya tetapi dengan tanpa belas kasihan Jin Pyo langsung menebas tubuh Jae Man hingga tak bernyawa lagi.

Yoon Sung pun sampai di pelabuhan tempat Jae Man dibunuh. Yoon Sung berkeliling mencari Jae Man dan menemukan dua orang pengawal Jae Man sudah terkapar. Yoon Sung terkejut melihatnya dan ketika menoleh ke kiri Yoon Sung melihat mayat Jae Man dan langsung menghampiri mayat Jae Man. Melihat Jae Man yang sudah tak bernyawa, Yoon Sung mengepalkan tangannya dan berteriak jengkel dan marah.


Di dalam mobilnya, Yoo Sung termenung sambil mengingat kata-kata Young Joo yang memberitahukan tempat dokumen rahasia dan meminta Yoon Sung untuk membeberkan isi dokumen rahasia itu.

Yoon Sung pun membuka satu persatu file dan mengingat ketika menangkap orang-orang yan berkaitan dengan insiden tahun 1983 mulai dari Lee Kyun Wan, Seo Yong Hak, Kim Jon Shik dan Jae Man.


Begitu melihat nama terakhir, Yoon Sung sangat terkejut karena nama itu adalah nama presiden dan tak lain adalah ayah Yoon Sung sendiri. Dan pada akhinya, beginilah yang terjadi kata Yoon Sung. Yoon Sung keluar dari mobilnya dan terlihat sangat lelah dan menghembuskan nafas dengan berat.

Yoon Sung datang ke rumah Jin Pyo saat Jin Pyo sedang membersihkan noda darah Jae Man disenjata yang dipakai Jin Pyo untuk membunuh Jae Man.

Melihat Jin Pyo membersihkan noda darah, Yoon Sung mengatakan apakah Jin Pyo telah membersihkan noda darah itu dengan baik dan Jin Pyo diam dan terus membersihkan senjatanya. Yoon Sung pun mengatakan kalau seharusnya Jin Pyo juga membersihkan darah dari Young Joo.

Jin Pyo mengatakan kalau yang membunuh Young Joo adalah Jae Man. Yoon Sung mengatakan kalau Jin Pyo sama saja dengan Jae Man. Jin Pyo sangat marah dan tidak terima kalau dirinya disamakan dengan Jae Man lalu menodongkan senjatanya ke arah Yoon Sung. Yoon Sung tak gentar dan mengatakan kalau orang terakhir yang dihukum adalah Presiden. Jin Pyo terlihat terkejut mendengarnya.
“Balas dendam yang kejam yang anda maksud adalah membunuh ayah kandungku sendiri dan selama 28 tahun bersenang-senang dengan mengambilku dari ibuku dan membuat aku percaya orang lain adalah ayah kandungku dan sekarang anda memberitahuku untuk membalas dendam pada ayah kandungku sendiri? Balas dendam itu, aku rasa aku tidak bisa melakukannya”kata Yoon Sung.
Jin Pyo menurunkan senjatanya dan bertanya apakah semua itu karena presiden adalah ayah kandung Yoon Sung. Yoon Sung mengatakan tidak karena setelah dekat dengan Presiden Yoon Sung merasa bahwa Presiden adalah seorang presiden yang menakjubkan. Jin Pyo pun mengatakan kalau presiden yang menakjubkan yang dikatakan Yoon Sung bukanlah Presiden yang mendapatkan kedudukannya dengan bersih dan Jin Pyo ingin melihat ekspresi Yoon Sung ketika mengetahui siapa sebenarnya Presiden tetapi Yoon Sung mengatakan jangan dan apa yang diinginkan Jin Pyo tidak akan terjadi. Yoon Sung pun meninggalkan Jin Pyo yang tiba-tiba melepas senjatanya ke meja.

Akhirnya Yong Hak mengatakan kepada wartawan akan mengungkapkan kebenaran dan target berikut City Hunter adalah Presiden karena insiden yang terjadi tahun 1983 adalah atas perintah Presiden dan secara pribadi merencanakannya. Wartawan pun ribut mendengar berita tersebut. Presiden pun mengadakan konprensi press mendadak untuk mengklarifikasi apa yang sudah dikatakan Yong Hak tentang orang yang merencanakan insiden 1983. Presiden terkejut ketika seorang wartawan memberitahukan kalau Young Joo telah meninggal.


Young Sung dan Jin Pyo melihat konprensi press. Anak buah Jin Pyo terkejut mendengar kalau Presiden yang telah merencanakan semuanya. Anak buah Jin Pyo bertanya untuk menurunkan presiden apakah Jin Pyo sengaja menyebarkan gosip bahwa presiden menyuap supaya Presiden terlihat korupsi. Jin Pyo bertanya apakah anak buahnya takut tapi anak buah Jin Pyo hanya menginginkan kehormatan kakaknya kembali karena mengguncang Negara bukanlah yang diinginkan anak buah Jin Pyo,ia hanya menginginkan kehormatan semua prajurit yang meninggal kembali dan meminta Jin Pyo untuk mengakhiri semuanya. Jin Pyo hanya diam mendengar semua yang dikatakan anak buahnya.


Dengan tangan gemetar, Soo Hee mengambil sebuah bunga untuk diletakkan di foto mendiang Young Joo. Tak sanggup Soo Hee menahan kesedihan, dan jatuh terduduk. menangisi kepergian orang yang dicintainya.
Ayah Young Joo yang telah sadar, hanya bisa terduduk di kursi roda dan menaggis sesegukan.

Tak jauh beda, staf dan atasan Young Joo pun larut dalam kesedihan. Atasan Young Joo begitu menyesali tindakan Young Joo yang selalu gegabah melakukan investigasi sendiri dan tidak mengindahkan kata-kata atasannya.


Semua serentak berdiri saat melihat sang Presiden datang berkabung. Na Na yang ikut mengawal Presiden juga terlihat syok melihat foto Young Joo, berusaha keras untuk menahan air mata. Presiden menatap ayah Young Joo dengan tatapan simpati lalu pergi.


Langkahnya terhenti saat bertemu dengan Yoon Sung yang baru saja datang. Staf Young Joo yang tidak terima kematian Young Joo datang mendekati Yoon Sung dengan kemarahan.
“City Hunter adalah kau! Karena kau kami menjadi seperti ini, pergi pembunuh! Kami pasti akan menangkapmu!”teriak staf Young Joo kalut.
Yoon Sung hanya berdiam diri, air mata Na Na tak tertahankan lagi.

“Aku datang hanya karena merasa telah kehilangan jaksa yang hebat, sepertinya aku harus pergi”gumamnya. Yoon Sung memberi hormat kepada Presiden lalu pergi.

Anak buah Jin Pyo menginformasikan kepada Yoon Sung bahwa saat pemilihan Presiden, Hae Won Grop disinyalir telah menggelontorkan sejumlah dana besar yang masuk untuk mendukung Presiden Eung Chan. Dana kampanye gelap.

Di ruangannya, Presiden merenungi kata-kata staf Young Joo dipersemayaman tadi. Mungkin memikirkan kata-kata yang menyebutkan City Hunter adalah Yoon Sung.

Presiden Eung Chan melihat berkas data Yoon Sung yang kini bekerja di Bagian Komunikasi Nasional Blue House, teringat pertama kali bertemu dengannya. Akan kasus pembobolan alamat IP Blue House saat kasus Lee Kyung Hwan.
“Dan ketika di perpustakaan, dia mencari album pengawal kepresidenan tahun 1983”gumamnya merangkai satu persatu kejadian yang semakin menguatkan dugaan Lee Yoon Sung adalah City Hunter.

Semuanya dipotong dengan kedatangan staf Young Joo, tentunya atas undangan presiden. Staf Young Joo mulai membeberkan kasus yang berkaitan dengan City Hunter.
“Jaksa Kim Young Joo penasaran apakah City Hunter merupakan 2 orang yang berbeda. Lee Jin Pyo dan Lee Yoon Sung”beber staf Young Joo.
Staf Young Joo pun melanjutkan bahwa jaksa Young Joo mendedikasikan dirinya untuk menyelidiki kasus yang berkaitan dengan misi penyapuan bersih tahun 1983 yang melibatkan Lee Jin Pyo yang waktu itu sebagai pengawal presiden.
“Bagaimana dengan Lee Yoon Sung?”tanya Presiden.
“Dan juga tahun 1983 orang tuanya adalah Park Mu Yeol yang juga waktu itu pengawal presiden dan ibunya adalah Lee Kyung Hee”
Mendengar nama Lee Kyung Hee disebut, Presiden terbelalak. “Park Mu Yeol dan Lee Kyung Hee?”gumamnya.
Staf Young Joo juga membeberkan bahwa Lee Yoon Sung diambil dari ibunya saat berumur satu bulan. Presiden syok bukan main.

Yoon Sung melangkah menuju ke ruangan Presiden, dan melewati begitu saja Na Na. Kim Na Na pun berujar bahwa Presiden sepertinya mencium sesuatu hal yang tidak beres, karena dia meminta berkas Yoon Sung secara pribadi.
Yoon Sung tidak berkata apapun, dan melangkah pergi masuk ke ruangan presiden.

Akhirnya keduanya berhadapan lagi setelah mengetahui kenyataan sebenarnya masing-masing. Keduanya saling menatap. Untuk mencairkan suasana, Yoon Sung memilih membicarakan blog Presiden. Yoon Sung disuruh melihatnya, terpampang foto Da Hye yang sungguh cantik.
“Apa kau sudah melihat konferensi pressnya?”tanya presiden yang langsung dibenarkan Yoon Sung.
“Presiden, boleh saya bertanya sesuatu? Isi dari konfrensi press tersebut apa benar?”
“Dan jika benar. Akan ada keputusan yang harus dibuat untuk mencapai posisi ini. Untuk mengatasi semua masalah, tidak mungkin hanya mengandalkan saya. Jadi saya berkerja hanya bertumpu pada 2 hal, kesehatan dan pendidikan”

Dan Presiden pun berencana untuk mempertaruhakan posisinya untuk meloloskan undang-undang mengenai privatisasi sekolah hukum di Parlemen.
“Walaupun dengan menggunakan cara yang salah?” tanya Yoon Sung. Dan Presiden terdiam tak menjawab.

Shik Joong sedang asyik melancarkan aksinya untuk menarik perhatian Eun Ah melalui video conference. Memamerkan bahwa rumah yang kini ditempatinya sudah atas nama dirinya. Shik Joong gelagapan saat melihat Yoon Sung masuk dan langsung mematikan videonya. Dan memberitahukan bahwa Kim Na Na menunggunya di ruangan Yoon Sung,

Keduanya saling berhadapan, akhirnya Na Na membuka mulut terlebih dahulu, "Aku mendengarnya dari bibi, bahwa ayah biologismu adalah Presiden Eung Chan". Kemarahan Na Na tidak terbendung lagi karena Jin Pyo begitu tega menculik Yoon Sung dari ibunya, dan menyembunyikan identitasnya.
"Lee Kyung Hwan, Seo Yong Hak, Kim Jong Shik dan Cheon Jae Man, mereka semua orang korup! Jika tidak aku mungkin sudah memaafkan mereka"potong Yoon Sung.
"Dan bagaimana jika Presiden berlaku korupsi? Apakah kau akan menghabisinya juga?"ujar Na Na sedih.
"Jika dia korupsi...."ucap Yoon Sung yang langsung dipotong oleh Na Na.
"Itu, apakah Lee Yoon Sung juga yang harus melakukan itu? Bukankah dia ayahmu? Bagaimana bisa kau melakukan itu pada ayah kandungmu..."ucap Na Na terpotong
"Jaksa Kim Young Joo juga melakukannya. Karena itu ayahnya, dia mengungkapkan semua kebenarannya"
Na Na berkata pada Yoon Sung kalau sekarang dia adalah pengawal presiden dan dia berharap mereka akan berjumpa lagi tetapi tidak seperti ketika dia menjadi pengawal Seo Yong Hak. Na Na pergi meninggalkan Yoon Sung sendirian.

Yoon Sung menelpon anak buah Jin Pyo. Anak buah Jin Pyo memberi tahu Yoon Sung bahwa anggota partai yang bernama Lee Young Tae yang berada di bawah partai yang sama dengan Presiden tapi secara politik mereka adalah musuh. Anak buah Jin Pyo mengatakan jika tanpa campur tangan dari Lee Young Tae, amandemen tentang privatisasi sekolah hukum akan sangat susah untuk lolos. Lee Yoon Sung menyimpulkan kalau presiden akan menemui Lee Young Tae untuk meloloskan usulannya.

Presiden pergi ke suatu tempat dengan dikawal penjagaan yang ketat. Presiden bertemu dengan Kim Na Na.
"Anda sudah datang Tuan Presiden, semuanya sudah dicek dan sejauh ini belum ada keanehan yang ditemukan"lapor Na Na
"Wakil Lee Young Tae sudah datang menunggu"beritahu Na Na pada Presiden.


Presiden meminta pengawalnya untuk berada dan menunggu di luar. Kepala Pengawal sedikit keberatan dengan permintaan presiden, tapi Presiden meyakinkan kalau tidak akan terjadi apa-apa dan presiden hanya meminta waktu 30 menit. Na Na yang mendengarnya merasa ada yang aneh.

Presiden berbicara pada Lee Young Tae dan meminta bantuan agar Lee Young Tae mau meloloskan amandemen privatisasi sekolah hukum. Lee Young Tae berkata pada presiden tentang imbalan yang didapatnya jika membantu presiden. Presiden mengatakan akan membantu Lee Young Tae menyelesaikan masalahnya dengan Kejaksaan.


Di luar para pengawal presiden sedang berjaga, termasuk Na Na. Ketika Na Na sedang mengecek, Na Na melihat seorang pria berlari menaiki tangga eskalator. Na Na segera mengejar pria tersebut. Kepala Pengawal melihat keanehan Kim Na Na juga segera mengikuti Kim Na Na.

Di dalam Presiden sedang berbicara dengan Lee Young Tae, dan berkata akan membantu menyelesaikan masalah Lee Young Tae terkait dengan kasus Cheon Jae Man. Lee Young Tae mendengar itu menjadi senang dan berjanji untuk membantu Presiden untuk meloloskan amandemennya. Yoon Sung yang mendengar itu dari Lee Young Tae menjadi geram dan marah. Lee Young Tae meninggalkan Presiden sendirian. Presiden menghela nafas.

Yoon Sung datang menemui presiden dari pintu penghubung.
"Mengapa kau ada di sini?"tanya Presiden
"Sepertinya kesepakatan berjalan dengan lancar. Aku tidak pernah berfikir kalau presiden bisa melakukan itu semua"sindir Yoon Sung
"Melakukan pertukaran dengan seorang kongresman demi kesempatan belajar ribuan mahasiswa. Aku tidak akan menyesalinya"ungkap presiden
"Bukankah sebelumnya kau mengatakan menjadi presiden adalah sebuah pengorbanan? Sejak kapan itu semua berubah menjadi penawaran?"tanya Yoon Sung
"Ini semua adalah politik"jawab Presiden

"Dokumen rahasia ada di tanganmu, kalau sebelumnya kau mengatakan tidak akan menyesal dengan keputusanmu, maka aku yang akan membuat kau menyesal dengan keputusanmu. Ini adalah balas dendamku"ujar Yoon Sung pergi dan meninggalkan presiden sendirian.

"Presiden, anda tidak apa-apa?"tanya Kim Na Na yang masuk tiba-tiba.
"Aku baru saja akan pergi"jawab Presiden
"Pengawal Kim Na Na, ada apa?"tanya Kepala pengawal.
"Tidak ada apa-apa, aku hanya khawatir karena sudah 30 menit dan presiden belum keluar juga"ucap Na Na
"Ok, kita harus kembali sekarang"ujar Presiden
Na Na melihat ruangan tersebut dan merasa aneh.
Di dalam mobil, Yoon Sung mendapatkan panggilan dari Kim Na Na, tapi dia tidak menghiraukannya.

Yoon Sung bertemu dengan seorang wartawan, Yoon Sung menanyakan tentang dana kampanye Presiden yang digunakan oleh Presiden Eung Chan. Wartawan tersebut berkata kalau dia tidak mengetahuinya karena presiden Eung Chan selalu mengaturnya sendiri. Wartawan itu berkata kalau presiden Eung Chan pasti memiliki data-datanya.

Di rumah Yoon Sung memikirkan kata-kata wartawan yang ia temui tadi. Dan Yoon Sung yakin kalau data-data tersebut ada di kediaman resmi presiden.

Di Blue House, Shin Eun Ah, Go Ki Joon, dan kepala bagian Yoon Sung membicarakan tentang kematian jaksa Young Joo dan betapa kasihannya Da Hye karena sedih mendengar kabar kematian jaksa Young Joo. Goo Ki Joon mencoba menghibur sekaligus merayu plus mengungkapkan perasaannya pada Shin Eun Ah. Kepala bagian Yoon Sung hanya tersenyum melihat tingkah mereka berdua.

Presiden menelpon wartawan yang ditemui Yoon Sung. Wartawan tersebut berkata pada Presiden kalau orang yang menemuinya mengaku sebagai seorang reporter. Lalu presiden menanyakan pertanyaan yang ditanyakan Yoon Sung, dan presiden memuji wartawan tersebut karena jawaban yang diberikan wartawan tersebut pada Yoon Sung tidak terlalu buruk.

Shin Eun Ah berusaha membujuk Da Hye untuk makan. Tapi Da Hye sama sekali tidak berminat pada makanan yang dibawa Shin Eun Ah.
"Jaksa Kim Young Joo, betapa kasihannya dia."ujar Da Hye tidak bersemangat. Tiba-tiba Da Hye memberikan sebuah bungkusan untuk Shin Eun Ah dan menyuruh Shin Eun Ah untuk memberikannya pada Go Ki Joon. Shin Eun Ah yang mendengar itu kaget.

Di Blue House, Yoon Sung masuk ke dalam kediaman presiden dengan alasan menjadi tutor dari Da Hye. Ketika ada kesempatan Yoon Sung memasuki ruangan pribadi presiden. Presiden yang kebetulan melewati tempat Yoon Sung berada, merasa ada yang aneh (si bapak bisa ngrasain kehadiran anak laki-lakinya..-Mia RF-). Yoon Sun berada dalam ruangan tersebut segera mencari data-data mengenai dana kampanye yang diperoleh presiden.

Di ruangan lain presiden mengambil data-data yang dicari Yoon Sung, dan ternyata data-data tersebut ada di dalam bantal presiden. Presiden mengeluarkannya.

Ketika Yoon Sung sedang mencari data tersebut, presiden muncul membawa buku yang berisikan data tersebut. Yoon Sung kaget mendengar suara presiden.
"Apakah kau mencari ini?"tanya presiden pada Yoon Sung sambil menunjukan buku tersebut.
"Kau sungguh berani, masuk ke dalam kediaman presiden. Kelihatannya kau tidak tahu bagaimana caranya berhenti"lanjut Presiden
"Hentikan, itu tidak cocok untukku"sanggah Yoon Sung dingin
"Aku hanya ingin menanyakan satu hal? Mengapa kau melakukan ini semua?"tanya Presiden
"Untuk kebenaran, untuk warganegara yang memilih dalam pemilihan, untuk bertindak dengan nurani yang baik, untuk melihat keluar tentara yang bergabung untuk melindungi negaranya dan percaya pada negara yang akan melindunginya, untuk universitas dan untuk generasi selanjutnya dan terutama untuk mereka yang meninggal di Nampo Sea demi menyelamatkan negaranya"ucap Yoon Sung

"Selama 20 tahun, tidak pernah aku melupakannya, aku sangat mengerti kesakitan yang Jin Pyo alami"ujar Presiden.
"Ambil ini, ini semua dari ketika aku mulai masuk ke dalam politik"ucap Presiden sambil menyerahkan buku tersebut kepada Yoon Sung.
Yoon Sung segera mengambilnya dan meninggalkan Presiden.

"Yoon Sung-ah"panggil Presiden. Yoon Sung menghentikan langkahnya.
"Telah membuatmu seperti ini, ayah minta maaf"ucap Presiden. Yoon Sung mendengarnya dengan air mata tertahan. Yoon Sung segera pergi.

Yoon Sung melihat buku yang diberikan presiden padanya. Kim Na Na datang dan melihat Yoon Sung sedang duduk sendirian.

Ketika Yoon Sung akan pergi dan berpapasan dengan Na Na.
"Apakah kau akan melakukannya sampai akhir?"tanya Na Na
"Selain aku, tidak akan ada yang akan melakukan semua ini"ucap Yoon Sung, lalu meninggalkan Kim Na Na.

Yoon Sung berada di tempat kerjanya mulai menyiapkan beberapa kopian dari dokumen rahasia dan catatan dana kampanye presiden untuk dipublikasikan. Dengan berat hati Yoon Sung tetap melakukannya.


Di dalam kongres, para dewan sedang membahas tentang amandemen privatisasi sekolah hukum. Para anggota dewan sedang melakukan voting. Yoon Sung mengikuti kongres tersebut melalui komputer di blue house.

Sedangkan di sisi lain, kiriman dari City Hunter sudah mulai tersebar, dan mengakibatkan keramaian.

Presiden mengamati dengan seksana perolehan hasil voting pelolosan amandemen UU mengenai privatisasi sekolah melalui televisi. Hasilnya menunjukkan 228 suara setuju, 41 menentang, dan 4 orang abstain, berarti usaha presiden berhasil. Presiden bersorak senang.
Kim Na Na yang kebetulan menemani persiden tersenyum melihat reaksi presiden.
."Anda pasti sangat senang"kata Kim Na Na
"Ajudan Kim, kudengar kau juga bersusah payah membiayai studimu ya? Kalau saja UU ini disetujui lebih awal tentu hal seperti itu tidak akan terjadi"

Tiba-tiba staf presiden masuk melapor dengan tiba-tiba.
"Ada masalah besar Pak Presiden!"
(pastinya tentang isu yang dilempar ke media oleh Yoon Sung tentang dana ilegal dan penyuapan)


Seperti yang bisa ditebak, isu ini ditebar di media massa.
Kasus ini memberatkan Presiden, anggota dewan/kongres terutama lawan politiknya mengajukan impeachment dan minta Prsiden Choi Eung Chan dicopot dari jabatannya.
Staf presiden melaporkan bahwa dewan telah mengusulkan impeachment kepada presiden
"Maaf saya tidak bisa melindungi Anda"
"Tidak apa-apa tapi di lain pihak saya lebih tenang, harusnya ini belangsung sejak dulu"

Kantor kejaksaan kembali menerima pesan dari city hunter. Kali ini mengenai kasus penyuapan untuk pelolosan UU amandemen sekolah swasta. City hunter rupanya telah menangkap para tersangka penyuapan itu , termasuk banyaknya suap dan foto mereka saat menerima yang suap

Kasus uang melanda presiden dan usulan impeachment terhadap presiden ramai dibicarakan di media massa termasuk televisi.
Di rumah Yoon Sung dan Shik Joong pun menyaksikan berita itu di TV.
"Wah presiden pasti diturunkan"kometnar Shik Joong polos dan negeri ini pasti merasa dikhianati"
Yoon Sung tampak sangat sedih mendengarnya namun berusaha menekan perasaannya. Walau dia pasti telah menyadari konsekuensi itu bakal terjadi pada ayah kandungnya, namun dia saat itu tidak punya pilihan lain untuk tetap konsisten terhadap apa yang telah dijalankan dan dipercayainya (paling ga dia berusaha meneruskan pekerjaan Kim Young Jou..hiks ingat jaksa mati mengenaskan jadi sedih)
Yoon Sung lalu pergi dengan lunglai.
"Kau akan ke mana Yoon Sung"kata Shik Joong (ini si paman ga tau apa Yoon Sung terbebani karena presiden itu ayah kandungnya!)
"Ayah akan segera bergerak"kata Yoon Sung lirih.
Yoon Sung tahu ayah angkatnya Jin Pyo tidak akan puas hanya melihat Cha Eung Chan susah sampai di situ saja.

Dan benar saja di tempat terpisah Jin Pyo sedang menyiapkan peluru dan pistolnya.

Di kantor pengawal presiden, bos Kim Na Na memberitahukan bahwa besok adalah jatah libur bagi Kim Na Na.
"Bersiap-siap saja untuk ditempatkan kembali dan standby karena ada kemungkinan akan dipanggil ke villa"kata bos Kim Na Na
Na Na tak menyadari hal itu karena dia juga punya catatannya, tapi data itu rupanya sudah ada di kalender blue house.

Di lain pihak, Yoon Sung rupanya mengetahui hal itu (atau mungkin Yoon Sung yang mengubah jadwalnya karena dia ga mau berhadapan langsung di lapangan dengan Na Na?) Saat itu Yoon Sung yang tahu jalan pikiran ayah angkatnya pun menyiapkan diri untuk menghadangnya. Dia mulai memasukkan peluru satu per satu ke dalam selongsong pistolnya.

Kim Na Na menyadari akan terjadi hal-hal yang tidak beres, dia pun diam-diam menyiapkan pistolnya.

Jin Pyo menelepon presiden Choi Eung Chan secara langsung
"Sebelum Anda menerima pengadilan dari negara lebih baik Anda menerima pengadilan dariku dulu. Jika Anda tidak ingin jatuh korban bagi orang tak bersalah lebih baik Anda tak menghentikanku!"

Di conference room, Presiden bersiap-siap untuk meeting. Namun presiden memberikan pesan pada Chief Park.
"Sebelum meeting ada orang yang penting bertemu denganku,tolong biarkan dia masuk dan jangan lakukan body chek padanya langsung biarkan saja dia masuk dan tolong biarkan aku sebentar"
"Tapi presiden , saya tidak bisa melakukan itu"
"Tolong lakukan saja, aku ingin menyendiri dan berpikir beberapa saat"

Chief Park tidak punya pilihan kecuali mengikuti kemauan presiden dan keluar. Sebaliknya Na Na secara diam-diam sudah berada blue house mengamati presiden.

Jin Pyo pun tak lama kemudian datang seorang diri. Dia sempat di tahan pengawal di depan pintu, namun chief Park membiarkan langsung masuk.
"Presiden menunggu Anda di dalam"kata chief Park

Jin Pyo memasuki ruangan mencari Choi Eung Chan, namun tak disangka yang ditemuinya di sana adalah Yoon Sung yang berupaya menghadangnya.

"Kau sudah tidak ada urusan lagi di sini"kata Jin Pyo
"Bukankah aku pernah mengatakan bahwa aku akan menghentikan Anda dengan tanganku sendiri", ata Yoon Sung mantap.
"Dendam yang tersimpan selama 28 tahun ini, kamu tidak akan bisa menghentikannya!".

Jin Pyo mulai bergerak mengambil pistolnya, dan pada saat yang sama Yoon Sung pun reflek menarik pistolnya dengan cepat dan akhirya kedua anak dan ayah (angkat) itu saling menodongkan senjatanya satu sama lain.
"Balas dendam yang kejam dengan membunuh ayah kandungku sendiri?? Anda pikir aku bisa bahagia dengan balas dendam ini?"kata Yoon Sung, mereka tetap menodongkan senjata satu sama lain.

Yoon Sung lalu melanjutkan, "Pernah aku tak punya pilihan dan mengacungkan pistol di depan wanita yang aku cintai. Lalu Kau pikir aku sekarang bisa duduk diam saja?".
"Aku setia pada ayah yang kehilangan sebelah kakinya karena aku. Tapi Anda malah pernah mengacungkan pisau (pedang di tongkatnya klo ga salah) padaku. Menurutmu bagaimana (hancurnya) perasaanku waktu itu?"kataYoon Sung sedih (poor Yoon Sung).
"Ku harap Anda mau berpikir bagaimana rasanya menjadi diriku. Tolong hentikan semua ini". “Aku.....hanya ingin hidupku seperti orang normal kembali, dengan ayah hidup bahagia bersama", Yoon Sung mulai berkaca-kaca ( hiks...).
"Tapi rasanya itu semua hanya mimpi", Yoon Sung yang tak tahu lagi harus berbuat apa tiba-tiba nekad mengacungkan pistol ke kepalanya sendiri. Jin Pyo kaget.

"Jika ini memang sudah takdirku, biarlah aku yang mengakhiri semuanya"lanjut Yoon Sung.
Yoon Sung bersiap-siap menekan pelatuknya sambil memejamkan matanya (mungkin juga ngancam, mungkin juga putus asa, dia ga bisa nembak ayahnya angkatnya juga ga bisa membiarkan ayahnya nembak ayah kandungnya).

Tiba-tiba, "Jangan! hentikan!"
Kim Na Na dan presiden datang.
Kim Na Na mengancungkan pistolnya pada Jin Pyo


"Youn Sung sudah hentikan cukup, tolong kamu turunkan pistolmu ..", Kim Na Na yang prihatin dengan hati-hati membujuk Yoon Sung.
Yoon Sung terharu mendengar suara Na Na...

"Aku sudah berjanji untuk menebus nyawa-nyawa yang pernah kau ambil",kata Jin Pyo pada Choi Eung Chan. Choi Eung Chan tak punya pilihan lain kecuali pasrah karena kesalahan yang dulu dia perbuat.

"Ajudan Kim, maafkan aku"kata Eung Chan lalu mendorong jauh Kim Na Na yang melindunginya hingga tersungkur.
Jin Pyo tak ragu mengambil kesempatan itu untuk menembak Choi Eung Chan.
Yoon Sung dalam hitungan 1 detik mengetahui ayah kandungya dalam bahaya, dia langsung lari melompat menghadang peluru dengan badannya. Akhirnya Yoon Sunglah yang tertembak. Dada kirinya tembus sebuah timah panas (ah...).


Presiden dan Na Na kaget.Na Na kontan langsung menembak dada Jin Pyo. Yoon Sung ambruk ke lantai, Na Na langsung menghampiri Yoon Sung dan tersungkur lemas melihat kondisinya

Para pengawal presiden memasuki ruangan mendengar suara tembakan. Mereka mengamankan presiden dan mengacungkan senjata pada Jin Pyo. Jin Pyo rupanya masih kuat bertahan.

Namun Jin Pyo juga rupanya syok, tak menyangka Yoon Sung yang dibesarkannya sampai nekad ingin bunuh diri dan kali ini rela menjadi tameng untuk pelurunya, dan kini terbaring tak berdaya.
Para pengawal mengancam Jin Pyo untuk tidak melawan. Jin Pyo berbalik mengalihkan senjatanya pada Yoon sung sebagai sandera. Na Na hanya terdiam menangis melihat Yoon Sung. Jin Pyo tak punya pilihan lain baginya balas dendam atau mati kayaknya. Namun di akhir hidupnya karena Yoon Sung dia sedikit berpikir lain.

Jin Pyo mengaku pada semua orang di sana bahwa dia adalah satu-satunya orang yang selamat dari operasi penyerbuan (dan penghabisan) tahun 83."Aku adalah Lee Jin Pyo bermaksud membalas dendam untuk atasan dan rekan-rekanku .Demi itu aku sendiri membunuh Lee Kyung Wan dan Cheon Jae Man, juga menculik Kim Jong Sik (ayah Kim Young Joo) dan membuatnya terjatuh, dan aku juga yang mengirim Seo Yong Hak ke kantor pengacara.... Dan akhirnya aku juga harus membunuh Choi Eung Chan. Akulah...City Hunter.!"

Yoon Sung kaget...ayahnya berbohong untuknya, tapi Yoon Sung tidak bisa berkata-kata apa-apa lagi. Na Na juga hanya bisa menangis.
Jin Pyo lalu mengarahkan pistolnya ke arah pengawal presiden dengan sebelumnya sekilat mengosongkan pistolnya. Dan tak ragu lagi para pengawal spontan memberondong Jin Pyo dengan tembakan, Jin Pyo pun roboh dengan banyak luka tembakan di dadanya.

Yoon Sung syok melihat kondisi ayah angkatnya yang roboh bersimbah darah, yang akhirnya memilih mati dan telah berbohong untuknya (Yoon Sung tentunya tidak akan dituduh lagi sebagai city hunter). Kim Na Na yang juga tahu segala tak tega melihat semuanya dan terus menangis.
Lalu Yoon Sung dengan sisa tenaganya berusaha menggapai-gapai tangan ayahnya dengan sedih...Dua orang ayah dan anak (angkat) akhirnya berpegangan tangan bersimbah darah. Tragiss.....kasihan

(Walau tragis mungkin masih lebih beruntung karena tadinya di mimpi Yoon Sung, Yoon Sung dan Kim Na Na yang terbaring bersimbah darah)

Waktu pun telah berlalu...dan aku percaya Yoon Sung dengan hanya satu tembakan di dada kiri akan bisa sembuh.

Da Hye kini terlihat sudah membuka cafe (kedai kopi) sendiri, dia melayani Kim Na Na yang datang ke tempatnya. Na Na tampak masih berduka dia mengenakan pakaian hitam.
"Choi Da Hye brand coffee latte"kata Da Hye menyuguhkan kopi buatannya untuk Na Na dengan busa berbentuk daun yang indah.
"Indah sekali"kata Na Na kagum. "Kau sekarang sudah tampak seperti barista ya" (barista itu semacam bartender tapi untuk kopi, profesi yang dicita-citakan Da Hye).
Rupanya Kim Na Na berduka karena ayahnya yang selama ini terbaring koma di rumah sakit akhirnya meninggal dunia. Da Hye melihat Kim Na Na begitu kecapaian sampai lingkar matanya menghitam. Namun Na Na sendiri tampaknya sudah cukup tabah dan sudah bisa tersenyum lagi.

Tak lama kemudian datanglah pasangan Ki Joon (uri kwang soo...) dan Shin Eun Ah datang berkunjung ke kedai kopi. Mereka berdua punya kabar gembira.
"Kami akan segera menikah", mereka memperlihat undangannya pada Na Na dan Da Hye.
Go Ki Joon tampak begitu senang (duh akhirnya uri Kwang Soo bahagia....)
"Kubilang juga kalian berdua emang cocokkan"kata Da Hye.

Na Na rupanya telah menyatakan keluar dan Blue House dan Yoon Sung setelah kejadian itu nampaknya tak pernah bekerja lagi di Blue House. Ga jelas nih Yoon Sung sebenernya berobat di mana apa mungkin di US?
Shin Eun Ah terlihat sedih dan berkata di Blue House akan bertambah sepi lagi tanpa Na Na.
"Katamu aku cukup berbahagia denganku"potong Go Ki Joon.
Go Ki Joon lalu berkata bila mereka sibuk tak bisa hadir dia akan meng sms-kan no rekeningnya saja (ga mau rugi ga dapet angpau hehe).

Undangan pernikahan Ki Joon dan Eun Ah rupanya sampai juga ke tangan paman Shik Joong. Shik Joong sebenarnya mencintai Eun Ah tampak sedih walau tetap berharap Shin Eun Ah bahagia.
Di rumah Yoon Sung, Lee Kyung Hee dan paman Shik Jong rupanya sudah berkemas untuk bersiap-siap pindah dan menyusul ke US (Yoon Sung sudah terlihat ga ada di sana).
Kyong Hee menerima kiriman bunga dari Choi Eung Chan
Shik Joong bertanya apa isi ucapannya.
"Dia meminta maaf, juga berterimakasih dan berharap aku hidup bahagia"
Shik Joong malah sudah berniat akan membuka lagi kedai ddubboki mama Yoon Sung di US.
"Dan biar makanan korea akan terkenal di Amerika!"tekad Shik Joong.

Para korban operasi penyerbuan tahun 1983 namanya telah dipulihkan dan dimakam mereka berdiri prasasti untuk mengenang kepahlawanan dan pengorbanan mereka demi negara, di sana tercantum nama Lee Jin pyo dan Park Moo Yeul (rupanya Jin Pyo namanya dipulihkan juga).

Na Na juga telah mengemasi barang-barangnya dan siap pergi (ke mana ya atau ke luar kota aja? atau ke US?). Dia berada di bandara (sepertinya). Dia lalu sekilas seperti melihat sosok Yoon Sung. Na Na langsung berlari mencari Yoon Sung tapi tidak ditemukannya.

Ternyata Yoon Sung sudah berada di belakangnya, memakai kemeja hitam yang terlihat pas dan cocok di tubuhnya. Na Na tersenyum senang. Yoon Sung pun tesenyum pada Na Na.Na Na pun tersenyum bahagia bertemu Yoon Sung kembali. Yoon Sung tampak sehat wal afiat dan tetep cakep dan gagah kayak dulu, perfect namja.

Kebahagiaan terpancar dari senyuman dan wajah mereka, yang sulit diuraikan dengan kata-kata (hoho). Kita hanya ikut senang karena Yoon Sung danNa Na akhirnya bersatu kembali.

Yoon Sung pun berkat Jin pyo bisa lolos dari tuduhan tentang city hunter dan dia bisa menikmati hidup normal dengan bebas. City Hunter kita pun bisa melajukan kendaraan mewahnya dengan tenang di tengah kota di malam hari...






sumber:http://www.makalmedia.com/2012/01/sinopsis-city-hunter-drama-korea_5413.html
Read More --►

Sinopsis City Hunter Drama Korea Episode 17


Sinopsis City Hunter Drama Korea Episode 17

0 comments
Sinopsis City Hunter Drama Korea Episode 17 - gak terasa udah nyampe ke episode 17 drama korea City Hunter ini. hmmmmm.. buat sobat - sobat semua setia terus ya di Makal Media.. ya udah baca ni Sinopsis City Hunter Drama Korea Episode 17 nya.. enjoy this.



Sinopsis City Hunter Drama Korea
Sinopsis City Hunter Drama Korea

Ketika sedang mencari file tahun 1983, Yoon Sung dikejutkan oleh seseorang yang memberikan file tahun 1983 tersebut. Ternyata orang itu adalah Presiden. Tapi Yoon Sung mengatakan kalau Yoon Sung tidak mencari file tersebut. Yoon Sung menanyakan apa yang dilakukan presiden di perpustakaan. Presiden mengatakan bahwa presiden sedang mengingat tentang masa lalu. Melihat file yang diberikan Presiden, Yoong Sung menebak presiden pasti punya memori spesial pada tahun 1983. Presiden manjawab hanya mengingat junior yang disayanginya.

Lalu presiden mengatakan bahwa Yoon Sung harus makan dengan baik karena sebagai orang yang bertanggung jawab atas keamanan jaringan komunikasi di republik Korea. Young Sung tertawa mendengar apa yang dikatakan presiden dengan mengatakan kalau Yoon Sung sendiri masih dalam tahap belajar.

Presiden pun meminta waktu Yoon Sung untuk membantunya. Ternyata Presiden meminta Yoon Sung untuk mengajar cara mengupload foto di blog karena setiap Presiden mengupload foto, fotonya tidak bisa muncul (keren ni presiden punya blog).
Presiden mengatakan bahwa presiden tidak mau kerjaanya hanya menyetempel kertas saja. Young Sung berkata kenapa Presiden tidak meminta bantuan stafnya. Presiden mengatakan kalau semua sibuk. Yoon Sung pun mengajarkan Presiden cara mengupload foto dengan benar dan mengajar cara print foto melalui handphone.

Yoon Sung mengatakan kalau presiden cepat belajar dan seandainya Da Hye punya setengah otak dari presiden maka Da Hye pasti pintar. Presiden mengatakan kalau setiap orang punya kemampuan masing-masing.
Presiden menghawatirkan Da Hye, karena Da Hye anak Presiden maka Da Hye mempunyai anti-fans dan presiden merasa tidak bisa melihat wajah Da Hye. Presiden dan istrinya ingin sekali megunjungi Da Hye di tempat part time jobnya Da Hye, tetapi Presiden sadar itu tidak bisa dilakukannya. Presiden pun mengajak Yoon Sung untuk makan sian g dengan pejabat-pejabat pemerintah lainnya.

Na Na menerima pemberian sapu tangan ibunya Yoon Sung dan langsung menghubungi ibu Yoon Sung karena sudah memberikannya sapu tangan. Ibu Yoon Sung mengatakan kalau rindu kepada Na Na karena sudah beberapa hari Na Na tidak datang menjenguk. Setelah menutup telpon, atasan Na Na memberitahukan untuk bersiap-siap di acara makan siang Presiden.

Jin Pyo bertemu dengan Jae Man. Jae Man mengatakan kalau Jin Pyo terlihat kurang sehat. Jin Pyo hanya tertawa dan menceritakan tentang kejadian pencurian di rumahnya. Mendengar itu Jae Man mengusulkan untuk mempunyai security dan akan merekomendasikannya pada Jin Pyo.
Jae Man mengatakan kepada Jin Pyo bahwa dirinya telah berbohong tentang kematian para prajurit yang dulu untuk dapat memprovokasi City Hunter. Jin Pyo pura-pura tidak perduli dan hanya peduli tentang uangnya saja. Jae Man pun mengingatkan tentang jamuan makan siang dengan presiden. Dan Jin Pyo pun meninggalkan kantor Jae Man.

Anak buah Jae Man masuk dan berpapasan dengan Jin Pyo. Setelah Jin Pyo pergi, anak buah Jae Man mengatakan mengapa Jae Man memberikan posisi CEO kepada Jin Pyo. Jae Man mengatakan bahwa itu strateginya apabila sesuatu terjadi suatu hari maka Jin Pyo yang akan disalahkan. Jae Man memerintahkan anak buahnya untuk membunuh Jin Pyo tanpa ketahuan apabila sudah menerima sisa uang sebesar 200 juta won.

Para security menyiapkan dan memeriksa setiap sudut tempat jamuan makan siang. Para tamu undangan pun berdatangan. Da Hye memaksa Yoon Sung untuk ikut makan siang bersama tapi Yoon Sung tidak mau. Tetapi begitu melihat Jin Pyo datang juga akhirnya Yoon Sung pun ikut makan siang. Presiden pun memasuki ruangan jamuan makan siang dan menyapa semua yang hadir.

Ketika menyapa Jae Man, tangan presiden berhenti kemudian menoleh ke arah seseorang yaitu Jin Pyo. Presiden sangat terkejut melihat Jin Pyo. Tetapi Jin Pyo dengan dengan tenang memperkenalkan dirinya. Suasana sedikit tegang terjadi lalu presiden berjalan menuju podium untuk berpidato.

Akhirnya Yoon Sung jadi ikut jamuan makan siang bersama Da Hye. Na Na dan atasannya melihat kedatangan Yoon Sung. Sambil berpidato, Presiden terus memperhatikan Jin Pyo. Yoon Sung terus mengawasi Jin Pyo dari tempat duduknya. Makan siang pun mulai. Atasan Na Na mendatangi Yoon Sung karena berada di acara jamuan makan siang dan Yoon Sung menjawab kalau dirinya di undang oleh presiden.

Beberapa saat kemudian terdengar alarm dan semua terkejut mendengar alarm tersebut dan para penjaga bersiap dengan posisi dan senjatanya masing-masing sementara itu Jin Pyo tetap dengan santai memotong steak yang dihidangkan tanpa menghiraukan suara alarm. Yoon Sung pun sadar dan akhirnya melihat ke arah Jin Pyo yang memotong steaknya dengan tersenyum.

Na Na dengan sigapnya langsung melindungi Presiden dari tembakan yang ternyata tembakan yang berisi cat. Kegaduhan pun terjadi. Da Hye sangat terkejut melihat apa yang terjadi. Yoon Sung sangat terkejut melihatnya dan presiden pun langsung diamankan. Sementara orang berusaha mencari perlindungan, Jin Pyo masih dengan santai dan tersenyum memakan steaknya dan membuat Jae Man heran melihat reaksi Jin Pyo yang adem saja.

Presiden mendekati Na Na dan menanyakan keadaan Na Na. presiden akhirnya melihat ke arah Jin Pyo dan ketika tatapan mereka bertemu, Jin Pyo tersenyum ke arah Presiden. Melihat ada noda cat di baju Presiden, Na Na memberikan sapu tangan pemberian ibu Yoon Sung kepada Presiden dan presiden terpaku melihat sulaman bunga yang ada di saputangan Na Na.

Jae Man mengatakan kalau seseorang pasti telah bermain-main dengan Presiden dan tersenyum Jin Pyo menyetujui kata-kata Jae Man. Jin Pyo pun pulang dan sudah ditunggu Yoon Sung diluar. Yoon Sung mengira kalau Na Na lah target Jin Pyo dan mengatakan kalau Na Na sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi dengan Yoon Sung. Yoon Sung pun meminta Jin Pyo untuk memberitahukan orang kelima tetapi Jin Pyo tidak mau memberitahu karena Yoon Sung sendiri belum berhasil menangani Jae Man.

Setelah semua meninggalkan ruangan, para penjaga memeriksa ruangan dan menemukan senjata mainan dan juga cat yang dipakai. Atasan Na Na menghadap Presiden dan meminta maaf atas insiden yang barusan terjadi dan akan mengundurkan diri karena sudah melakukan kesalahan yang besar.

Tetapi presiden mengatakan akan melupakan kejadian hari ini dan juga mengatakan bahwa setiap orang mengatakan kalau mengundurkan diri adalah solusi yang paling tidak tepat dalam menyelesaikan masalah tetapi bagi Presiden itu semua tidak benar melainkan harus lebih hati-hati dan harus yakin kalau keamanan sudah ketat sehingga tidak akan terulang lagi. Atasan Na Na pun mengerti dan meyakinkan Presiden akan menyelidikinya. Presiden menyilahkan atasan Na Na keluar sementara Na Na diminta untuk tetap tinggal.

Presiden memberikan sapu tangan yang diberikan Na Na kepada Presiden dan presiden menanyakan apakah Na Na membuat sendiri sapu tangan tersebut. Na Na mengatakan kalau sapu tangan itu pemberian seorang yang Na Na tahu. Presiden pun bertanya siapa orang yang telah memberikan sapu tangan karena kemungkinan Presiden tahu orang itu tetapi Na Na tidak memberitahu dan mengatakan kalau presiden pasti tidak tahu orang itu karena orang itu adalah seorang ahjumma yang biasa.

Setelah Na Na pergi, presiden membuka laci mejanya dan mengambil sebuah sapu tangan yang sama persis dengan punya Na Na.

Na Na memperhatikan sapu tangan yang diberikan oleh ibu Yoon Sung. Na Na menelpon ibu Yoon sung dan memberitahukan kalau Presiden telah menanyakan di mana Na Na mendapatkan sapu tangan tersebut. Tetapi Na Na tidak memberitahukan kepada Presiden. Ibu Yoon Sung terkejut mendengarnya dan menyuruh Na Na untuk tidak memberitahukan kepada Presiden. Setelah menutup telpon ibu Yoon Sung berfikir kalau Presiden menanyakan hal itu pasti karena suatu alasan.

Ibu Yoon Sung berjalan di sekitar rumah sakit dan tiba-tiba melihat Jae Man sedang berbicara dengan anak buahnya. Ibu Yoon Sung langsung berhenti dan bersembunyi dan mengintip Jae Man. Ibu Yoon Sung sangat lega melihat Jae Man akhirnya pergi dari rumah sakit.

=Flashback =

Ketika Ibu Yoon Sung sedang hamil dan memeriksakan kandungannya ke dokter, ternyata Jae Man sudah menunggu di luar. Jae Man menyuruh ibu Yoon Sung untuk menggugurkan anaknya (Yoon Sung). Ibu Yoon Sung sangat terkejut mendengarnya dan mengatakan kalau anak yang dikandungnya adalah anaknya dan akan membesarkannya.
Jae Man menghina ibu Yoon Sung dengan mengatakan kalau ibu Yoon Sung hanyalah pekerja bar dan akan menyulitkan masa depan Eung Chan (presiden) dan karena ibu Yoon Sung, Eung Chan meninggalkan keluarganya.

Ibu Yoon Sung mengatakan kalau Eung Chan tidak tahu ibu Yoon Sung hamil dan meminta Jae Man untuk tidak memberitahukan Eung Chan. Jae Man memaksa ibu Yoon Sung menerima uang dan tetap memaksa ibu Yoon Sung untuk menggugurkan anaknya dan mengancam ibu Yoon Sung untuk jangan sekali-kali muncul dihadapan Jae Man karena Jae Man tidak akan menjamin ibu Yoon Sung akan hidup jika muncul dihadapan Jae Man.
=Flashback end=

Ibu Yoon Sung masih ketakutan mengingat kejadian itu. Ibu Yoon Sung memegang dadanya dan mengatakan bahwa dirinya tidak bisa bertemu dengan Jae Man dalam kondisi sakit seperti ini.

Sedangkan di kediamannya, Jin Pyo memandang foto dirinya dan sahabatnya, Mu Yeol. Jin Pyo tahu sahabatnya dulu menyelamatkan ibu Yoon Sung yang hendak bunuh diri karena hamil.
“Walaupun Yoon Sung bukan anak biologismu, kau berniat membesarkannya sebagai anakmu sendiri. Bisakah kau mengerti aku? Jikapun kau tidak bisa, aku tetap tidak bisa menghentikan dendam ini”.

Ibu Yoon Sung kembali ke kamar sterilnya dan dikejutlan dengan kedatangan Shik Joong, dan Shik Joong pun memperkenalkan dirinya. Ibu Yoon Sung pun berterimkasih kepada Shik Joong karena telah menjaha Yoon Sung.
Tujuan Shik Joong datang karena Yoon Sung memintanya memberikan foto ayah Yoon Sung (Mu Yeol). Ibu Yoon Sung memadang foto Mu Yeol
“Yoon Sung selalu memadanng foto ayahnya saat di merasa rindu. Akan lebih bagus seandainya dia masih hidup” ujar Shik Joong.
Ibu Yoon Sung menahan Shik Joong, dan menyerahkan sapu tangan yang sudah di rajut ibu Yoon Sung.

Sementara itu, Yoon Sung masih saja teringat dengan peristiwa tadi. Seandainya saja yang mengenai dada Na Na bukan cat tapi peluru? Yoon Sung semakin mencemaskan keselamatan Na Na.

Ki Joon tergopoh-gopong masuk ke ruangan dan berteriak panik karena ada kejadian yang menegangkan yang baru saja terjadi. “Kau telat!”ucap kepala penjaga.
“Beruntungnya Presiden tidak apa-apa, dan tidak ada yang terluka”jelas Kepala Penjaga.
“Aku tidak bisa membayangkan jika istriku seorang pengawal!”geleng Ki Joon, “Sepanjang hari aku hanya diliputi ketakutan, bagaimana bisa kau hidup seperti itu?”
‘Go Ki Joon! Apa kau menyukai seseorang di bagian pengawal?”

Ki Joong langsung mengelaknya, dan Yoon Sung terlihat cemas luar biasa. Kata-kata Ki Joon menohok Yoon Sung.

Yoon Sung mengeluh kepalanya sakit dan meminta ijin ke ruang kesehatan. Di sana dia hanya berjalan mondar-mandir merenung. Yoon Sung melihat Na Na berjalan ke toilet, dan Na Na tidak menyadari sosok Yoon Sung.

Di toilet, Na Na membersihkan seragamnya yang terkena cat. Dan teringat perkataan Yoon Sung.
“Berapa lama kau akan menyimpan kenangan orang yang sudah mati?jatuh cinta kepada seroang wanita di dunia ini, bukan sesuatu yang aku bayangkan sebelumnya, karena itu kau harus melepaskanku”.
Na Na menghela nafas berat mengingat semuanya.

Presiden sedang menyendiri di sebuah bioskop pribadi, perlahan Jin Pyo menghampirinya. Presiden tidak terkejut maupun takut dengan kedatangan Jin Pyo.
“Lee Kyung Hwan, Seo Yong Hak, Kim Jong Shik tidak bisa disalahkan begitu saja. 28 tahun yang lalu, misi penyapuan bersih aku akan mengeksposnya. Apa yang dikatakan Cheon Jae Man adalah sebuah kesalahan”jelas Presiden tanpa memandang Jin Pyo.
“Sepertinya anda tidak hanya menerima kejutan hari ini, walaupun anda berusaha menyembunyikan kenyataan. Anda tidak bisa mencegah aku untuk mengeskposnya!”jawan Jin Pyo dingin.
“Jin Pyo!”
“Setiap malam, aku masih bisa mendengar erangan mereka. 28 tahun aku memimpikan untuk membalas dendam!”
Jin Pyo mengingatkan Presiden untuk tidak membukanya di publik karena dia merasa akan tidak tidak berarti dendamnya selama ini. Jin Pyo mengungkapkan dirinya akan mencoba mengerti tindakan mereka 28 tahun saat ‘meninggalkan’ tentara khusus, jika mereka punya alasan kuat, namun Jin Pyo diliputi rasa amarah setelah mengetahui apa yang dilakukan oleh ke 5 orang tersebut.
“Tunggulah, kau akan menerima hadiah kejutan dariku”ucap Jin Pyo.
“Kenapa kau membawa kabur anak Kyung Hee?”
Langkah Jin Pyo terhenti mendengar pertanyaan presiden, lalu tersenyum tipis. Dan kenapa Presiden bisa mengenal ibu Yoon Sung?

Young Joo mencoba berfikir, karena semula dia berfikir dokumen rahasia ada di tangan Lee Jin Pyo, namun nyatanya telah raib. Lantas siapa yang mencurinya?
Pikiran Young Joo pun melayang saat menggebrek pertemuan Jin Pyo dan Jae Man disebuah restoran tertutup, dan beberapa pejabat untuk menerima suap. Young Joo pun terpikir, apa semua ini untuk membalas dendam?
Perusahaan He Won Group sedang dalam kondisi dililit hutang. Namun akan mendapat pinjaman dari investor, dan menggunakan perusahaan cabang Hae Won lain untuk membayarnya. Young Joo melihat pimpinan Hae Won Construction adalah Steve Lee. Apa artinya ini? Young Joo belum menemukan jawabannya.

Semuanya diinterupsi dengan datangnya atasan Young Joo. Lalu saat melihat Young Joo sedang melihat informasi mengenai Cheon Jae Man, atasan Young Joo terlihat jengkel. Young Joo sudah diperingatkan untuk tidak ikut campur dengan kasus tersebut.
Atasann Young Joo memintanya untuk memberesi barang-barang Young Joo, diberitahukan Young Joo akan dipindah tugaskan.

Perdebatan Young Joo dan atasanya di potong dengan datangnya staf Young Joo yang membawa berkas dokumen yang dikirim City Hunter.
“Mulai hari ini, jaksa Kim akan dipindah tugas. Serahkan kepada jaksa lain!”
“Serahkan kepadaku!”perintah Young Joo. “Berikan kepadaku!”perintah atasan Young Joo.
Staf Young Joo kebingungan. Akhirnya dia membacakan untuk Young Joo dan atasannya.

Isi dokumen itu mengenai hasil dari Lembaga Lingkungan Hidup dari limbah perusahaan Hae Won. Staf Young Joo langsung menyerahkan hasilnya ke Young Joo, City Hunter bahkan menyerahkan surat perjanjian antara pekerja yang terluka dengan perusahaan. Young Joo langsung melesat pergi.

Yoon Sung mengunjungi Da Hye yang sedang bekerja di kedai kopi. Da Hye menyuguhkan kopi. Yoon Sung tak menyangka Da Hye mampu bertahan sebagai pekerja di tempat itu.

Young Joo menerobos masuk, dan tanpa basa-basi langsung duduk dihadapan Yoon Sung. Da Hye langsung terpana, karena Young Joo bersikap sopan terhadap Da Hye. Langsung berubah haluan.
"Bagiku, cinta bisa berubah. Aku menyukai pria yang lembut, guru terlalu kasar!". Da Hye langsung bersemu merah di depan Eun Ah.

Kembali ke Yoon Sung dan Young Joo. Jaksa Young Joo menyinggung rencana Yoon Sung yang berinvestasi bersama Steve Lee, dan Steve Lee yang dekat dengan Cheon Jae Man.
“Hae Won, tampak sempurna di luar namun rapuh di dalam. Keuangan yang sedang morat-marit”ucap Young Joo sambil memperagakan dengan tumpukan barang.
“Benarkah? Untungnya aku tidak membeli saham mereka”

Young Joo mengemukakan pandangannya mengapa Steve Lee mengambil alih Hae Won Contruction, karena dia berniat menghancurkan Hae Won secara keseluruhan. Hae Won group memberikan seluruh perusahaan cabang sebagai jaminan kredit dana. Dan saatnya tiba, Steve Lee (Jin Pyo) akan menghancurkan seluruh Hae Won.

Yoon Sung hanya tersenyum dan pergi meinggalkan Young Joo begitu saja tanpa mengucapkan kata-kata. Young Joo ikut tersenyum kecut.

Na Na datang dan hanya berselisihan jalan dengan Yoon Sung. Na Na berniat membeli kopi. Da Hye memberitahu adanya Young Joo ke Na Na, sontak senyum Na Na hilang melihatnya. Young Joo rupanya juga melihat Na Na.

Na Na kembali ke kantor Presiden, dan menyuguhkan kopi yang tadi dibelinya kepada Presiden. Na Na memberitahu bahwa itu kopi buatan Da Hye. Presiden tersenyum senang.

Young Joo menghampiri Na Na yang sedang berjalan pulang. Na Na sempat kaget dengan kehadiran Young Joo.
“Apa yang anda ingin bicarakan?”ucap Na Na dingin, “Kumohon, berpura-puralah tidak mengenalku”. Na Na hendak melangkah pergi.
“Kata-kata maaf yang belum aku katakan kepadamu, aku tahu saat di kantor kejaksaan kau pasti terkejut. Aku tidak sempat menjelaskannya karena masalah diriku dan ayahku. Aku tahu ini tidak penting, hanya saja aku minta maaf”ujar Young Joo tulus.
“Ini bukan salah jaksa. Aku tahu perasaan jaksa yang juga sulit, sehingga berpurapura sebagai long-legs ahjussi. Hanya saja, aku sulit melupakannya”

Na Na tidak bisa menahan emosinya saat mengingat kata-kata Kim Jong Shik yang meremehkan kecelakaan ayahnya, dan menyebabkan ibunya mati. Dan menutup mata atas kejadian semuanya. Na Na tidak tahu harus bagaimana saat mengetahui jaksa Young Joo anak dari Kim Jong Shik.

Young Joo tertunduk, perasaannya campur aduk dan hanya mengucapkan kata-kata maaf dengan lirih kepada Na Na.

Di klinik, Na Na mengajak Soo Hee minum soju. Soo Hee langsung tahu Na Na sedang ada masalah. Na Na menyinggung sedikit mengenai long legs-ahjusi.
“Apa kau sudah tahu bahwa jaksa Young Joo adalah long legs-ahjussi dan anak dari direktu Kim Jong Shik?”tanya Soo Hee hati-hati.
Na Na mengira Soo Hee tahu setelah melihat berita. Soo Hee mengakui bahwa dia sudah mengetahuinya sejak lama.
“Aku tidak ingin menyembunyikannya darimu, Kim Young Joo adalah bekas suamiku”. Soo Hee benar-benar meminta maaf karena menyembunyikannya selama ini dari Na Na.

Kim Na Na terhenyak dan tidak tahu harus berkata apa. Dia hanya melanjutkan minumnya.

Yoon Sung seperti biasanya, duduk sendiri di ruang kerjanya. Dia membuka dan mengambil kalung peluru dan cincin dari ibunya. Terdengar panggilan dari Soo Hee.

Terlihat Na Na sudah mabuk berat tak sadarkan diri saat Yoon Sung datang. Soo Hee sengaja menghubungi Yoon Sung untuk mengantar Na Na pulang.

Yoo Sung membopong Na Na kembali ke rumahnya. Sepanjang perjalanan, Yoon Sung hanya terdiam seribu bahasa, sedangkan Na Na masih tertidur.

Setelah sampai dikediaman Na Na, Yoon Sung langsung merebahkan Na Na di tempat tidur. Yoon Sung duduk dan hanya memandang Na Na.
"Kenapa kau minum alkohol? Apa karena aku? Aku merasa seperti orang bodoh. Akulah yang menyuruhmu pergi. Tapi aku tidak bisa mencegah diriku. Aku tidak bisa menyerahkan dirimu ke orang lain. Tapi aku juga tidak bisa memintamu berada di sisiku! Kim Na Na, jaga dirimu baik-baik"ujar Yoon Sung. Yoon Sung segera pergi meninggalkan Kim Na Na.

Chun Jae Man bertemu dengan presiden. Presiden menegur Chun Jae Man yang memiliki hubungan dengan Lee Jin Pyo, Presiden menyuruh Chun Jae Man untuk segera berhenti. Chun Jae Man meremehkan kata-kata presiden yang dianggapnya mencoba menggunakan kekuasaannya untuk menekan bisnisnya. Chun Jae Man berkata pada Presiden kalau jaksa Young Joo mencoba mencari tahu tentang dokumen rahasia yang memuat tentang kejadian pada tahun 1983. Chun Jae Man berkata pada presiden untuk segera memberi pelajaran pada jaksa Young Joo. Presiden berkata pada Chun Jae Man untuk tidak menyentuh jaksa Young Joo, dan dia sendiri yang akan memberitahukan pada publik tentang peristiwa yang terjadi pada tahun 1983.

Jaksa Young Joo berada di kantornya dan membereskan semua barang-barangnya. Jang Pil Jae berkata pada Young Joo kalau diturunkannya Young Joo dikarenakan mereka telah menginvestigasi Industri Kimia Hae Won. Jang Pil Jae berkata kalau Chun Jae Man memiliki kekuasaan dan hubungan dengan orang-orang penting. Young Joo yang sedang membereskan barangnya dan melihat catatan kasus City Hunter sangat kecewa dan merobek catatan itu. Jaksa Young Joo membawa barang-barangnya ke mobil dan bersiap untuk meninggalkan kantornya.

Tiba-tiba ada seseorang yang mencegahnya pergi. Kepala jaksa datang dan mengatakan kalau Young Joo tidak boleh pergi dan menambahkan kalau kepindahan Young Joo telah ditolak, dan Young Joo harus tetap berada di kantor Kejaksaan Seoul dan melanjutkan kasus City Hunter dan Chun Jae Man. Young Joo yang mendengarnya sangat senang.

Ternyata orang yang berada di balik gagalnya kepindahan Young Joo adalah presiden. Presiden menelpon dan memerintahkan untuk tidak memindahkan jaksa Young Joo. Yoon Sung yang sedang berada di kantor presiden mendengar semuanya.

"Maaf, Dr. Lee Yoon Sung. Telah membuatmu menunggu, aku sedang menelpon"ucap Presiden.
"Tidak apa-apa. Jaksa yang kau sebut tadi apakah jaksa Young Joo?"tanya Yoon Sung
"Kau tahu dia?"tanya presiden balik.

Presiden menyuruh Lee Yoon Sung untuk mengjarinya menggunakan beberapa program komputer. Lee Yoon Sung mengajarkan pada Presiden bagaiman cara mengeprint foto dengan menggunakan smartphone. Yoon Sung mencetak sebuah foto presiden. Presiden meminta Yoon Sung untuk mencetak satu atau dua foto Da Hye karena presiden ingin memasangnya di mejanya.
"Anda benar-benar ayah yang baik"puji Yoon Sung
"Ah itu hanya 20 persen aku rasa. Tidak sebaik ayahmu, yang membesarkanmu menjadi seperti ini lalu mengirimu ke Korea"puji Presiden.
Yoon Sung mendengarnya hanya tersenyum.

Anak buah Jin Pyo menemui Yoon Sung dan memberikan jadwal kegiatan Jin Pyo. Akan ada pertemuan dengan anggota kongres di klub kesehatan Hae Won.
"Mengapa kau melakukan ini?"tanya Yoon Sung heran.
"Karena aku tidak mengerti tentang maksud Jin Pyo? Kita memiliki copian dokumen rahasia, dengan mempublikasikan itu, semuanya akan segera selesai, dan mereka dapat membayar semuanya. Tapi mengapa Lee Jin Pyo malah bekerja sama dengan Chun Jae Man?"ucap anak buah Jin Pyo kecewa.
"Aku sangat mengenal ayahku, dibalik itu semua dia pasti memiliki rencana yang bagus"ucap Yoon Sung.
Anak buah Jin Pyo menambahkan bahwa nanti malam Jin Pyo akan bertemu dengan Chun Jae Man dan dua orang pejabat publik. Jin Pyo dan Chun Jae Man berusaha menyogok mereka dengan uang senilai 30 juta won yang berada dalan kantung yang berisi rumput laut.

Chun Jae Man mendapatkan telepon dari seorang investor Hae Won industri kimia yang berkata untuk segera mengembalikan pinjaman uang yang telah dipinjam. Jika Chun Jae Man tidak segera mengembalikannya Hae Won Contruction akan segera bangkrut.
"Bagaimana bisa aku tidak tahu apapun mengenai pinjaman?!"teriak Chun Jae Man.
"CEO Hae Won Contruction sendiri yang datang dan membicarakan mengenai hal itu"
Inverstor itu meminta Chun Jae Man untuk melunasi hari itu juga, karena batas terakhir pembayaran, Jae Man emosi bagaimana bisa menyediakan uang 30 Milyar Won dalam sehari?. Investor tersebut segera menutup pembicaraan.
"Lee Jin pyo beraninya kau menghancurkanku! Kau melakukan ini bukan untuk mengambil alih perusahaanku tapi kau ingin membuat aku menjadi pengemis!"

Anak buah Chun Jae Man datang dan menanyakan apa yang terjadi, tapi Chun Jae Man hanya terdiam. Jin Pyo datang menghampiri Chun Jae Man dan berkata agar Chun Jae Man masuk karena dua orang penting sudah berada di dalam untuk bertemu. Tapi Chun Jae Man menyuruh Lee Jin Pyo untuk masuk terlebih dahulu.
"Lee Ji Pyo beraninya kau, kau akan segera mati"gumam Chun Jae Man marah.

Chun Jae Man dan Lee Jin Pyo bertemu dengan dua orang anggota kongres. Chun Jae Man berkata kalau mereka harus mendukung presiden untuk menyetujui biaya pendidikan setengah harga dan menyetujui perubahan tentang sekolah hukum privat. Salah seorang anggota kongres yang mendengar itu berkata.
"Kalau itu adalah permintaan Presiden kita harus memikirkannya"ujarnya
Lee Jin Pyo berdiri dan mengucapkan terima kasih pada dua orang anggota kongres tersebut dan berkata untuk mengambil bingkisan yang berada dalam loker mereka. Chun Jae Man yang mendengar itu menjadi marah.


Yoon Sung menyelinap ke ruang loker, dan menjebol kunci loker, dan saat akan membuka Yoon Sung buru-buru bersembunyi karena rupanya anak buah Chun Jae Man juga ke ruang loker tersebut. Yoon Sung berdiri dibalik kaca, anak buah Jae Man merasa ada orang lain, Yoon Sung berjalan ke arah berlawan dari anak buah Jae Man. Dan saat berhadapan, Yoon Sung langsung menghajarnya.

Yoon Sung berusaha memasuki ruang loker untuk mengambil uang yang telah diberikan Jin Pyo kepada dua orang pejabat publik tersebut. Ketika berhasil membuka loker tersebut Yoon Sung terkejut.

Jaksa Young Joo yang sedang bersama Jang Pil Jae menyimpulakan kalau Jin Pyo dan Chun Jae Man pasti terlibat sebuah konspirasi. Ketika jaksa Young Joo lewat di dekat meja informasi, jaksa Young Joo melihat bahwa petugas informasi tidak sadarkan diri. Young Joo menyimpulkan bahwa itu semua adalah perbuatan City Hunter.
Young Joo segera masuk ke dalam ruang loker dan menemukan seorang juga tidak sadarkan diri. Young Joo segera menelpon Ki Joon untuk memastikan kalau Yoon Sung tidak berada dalam Blue House. Young Joo segera pergi ke Blue House.

Lee Jin Pyo menemui dua orang anggota kongres dan mengatakan kalau pemberiannya di pindahkan, tidak ada dalan loker tetapi dalam mobil masing-masing. Kedua pejabat ini langsung berterima kasih pada Jin Pyo. Jin Pyo segera menghampiri anak buahnya.
"Mengapa ekspresi wajahmu seperti itu?"tanya Jin Pyo
"Mengapa kau menyuap anggota kongres tersebut? Alasanku begabung denganmu adalah...."ujar anak buah Jin Pyo
"Aku tahu untuk mengembalikan reputasi sersan Gim Sang Jin (kakak anak buah Jin Pyo) "lanjut Jin Pyo.
Jin Pyo menjelaskan kalau dia akan membuat Chun Jae Man dibawah kontrolnya. Tiba-tiba ada sebuah telepon masuk di hp anak buah Jin Pyo.

Anak buah Chun Jae Man menelpon anak buah Jin Pyo untuk menyamar dan memberitahu kalau ada sebah kebocoran gas di rumah Jin pyo. Jin Pyo menyuruh anak buahnya untk pergi terlebih dahulu, karena dia harus menyelesaiakan beberapa masalah.

Jaksa Young Joo menunggu di depan Blue House. Young Joo mencegat kepala pengawal, Kepala Informasi Blue House , Ki Joon dan Shin Eun Ah yang sedang jalan bersama.
"Aku ingin menanyakan tentang Lee Yoon Sung"ujar Young Joo
"Bersama Ki Joon, mereka berdua sangat terkenal. Jika kau berada di tempat latihan judo, telingamu akan sangat sakit karena mendengar teriakan mereka berdua, selain dilihat dari prestasi akademiknya, mereka berdua sangat lemah"ujar Eun Ah blak-blakan.
"Mengapa kau menanyakan tentang dia?"tanya Kepala Pengawal.
"Tidak, hanya ada sedikit masalah"ucap Young Joo.
Lee Yoon Sung datang sambil sedang menelpon anak buah Jin Pyo.

Anak buah Jin Pyo berkata kalau uang tersebut sudah dipindahkan ke mobil masing-masing pejabat itu. Yoon Sung berkata agar dia diberitahu lagi jika ada rencana ayahnya yang lain. Yoon Sung tiba di Blue House, anak buah Jin Pyo berkata kalau ada masalah dengan kebocoran gas di rumah Jin Pyo.

Yoon Sung berjalan tidak menyadari kehadiran Young Joo yang langsung mencegatnya, melihat Young Joo, Yoon Sung teringat tentang kejadian yang sama hampir menimpa Young Joo. Seketika itu Yoon Sung hendak pergi, namun Young Joo menahan Yoon Sung.

Lee Yoon Sung segera berbalik dan akan pergi tapi dicegah oleh Young Joo. Dengan sigap Yoon Sung menghantam Young Joo dan membantingnya ke tanah dan langsung pergi. Shin Eun Ah, Ki Joo dan kepala informasi Blue House heran melihatnya. Kepala pengawal segera menolong Young Joo.


Jin Pyo yang berada di rumah dikepung oleh anak buah Chun Jae Man, Jin Pyo melawan mereka sendirian. Namun Jin Pyo kalah jumlah, sehingga dia hampir kalah, dia langsung bangkit lagi. Anak buah Cheon Jae Man masuk dan mendatangi Jin Pyo, dia mengeluarkan pisau dan siap untuk membunuh Jin Pyo.


Yoon Sung datang dan segera menolong Jin Pyo. Dan menghajar satu persatu. Akhirnya untuk sekian lama, Yoon Sung dan Jin Pyo bersatu melawan musuh.
 
 
sumber;http://www.makalmedia.com/2012/01/sinopsis-city-hunter-drama-korea_6063.html
 
Read More --►